LOVE YOUR BODY
LOVE YOUR BODY | 16 March 2026

Saat puasa, banyak kebiasaan kita yang berubah. Ini mempengaruhi ritme biologis tubuh, termasuk dalam siklus menstruasi. Beberapa wanita mungkin mengalami gangguan menstruasi seperti siklus yang tidak teratur, durasi menstruasi yang lebih pendek atau lebih panjang, bahkan tidak mengalami menstruasi sama sekali.
Kondisi ini tentu bisa menimbulkan kekhawatiran. Namun, dalam banyak kasus, perubahan tersebut bersifat sementara dan berkaitan dengan perubahan gaya hidup selama Ramadan.
Lalu, apa saja penyebab menstruasi telat saat puasa dan bagaimana cara menjaga siklus tetap lancar?
Berikut beberapa faktor yang dapat memicu keterlambatan menstruasi saat berpuasa:

1. Perubahan Pola Makan
Studi yang dipublikasikan di National Library of Medicine menunjukkan bahwa perubahan pola makan dan gaya hidup selama Ramadan dapat memengaruhi siklus menstruasi pada sebagian wanita. Selama Ramadan, frekuensi makan berkurang menjadi dua kali, yaitu saat sahur dan berbuka.
Perubahan ini dapat memengaruhi asupan kalori dan nutrisi harian. Jika tubuh kekurangan energi atau zat gizi tertentu, produksi hormon estrogen dan progesteron dapat terganggu sehingga berpengaruh pada fungsi reproduksi perempuan.
2. Perubahan Pola Tidur
Waktu tidur yang bergeser karena sahur dan ibadah malam dapat memengaruhi ritme sirkadian tubuh.Hal ini menyebabkan ketidakseimbangan hormon reproduksi, terutama peningkatan kortisol dan gangguan estrogen, yang mengakibatkan siklus tidak teratur.
2. Dehidrasi
Kurangnya asupan cairan saat siang hari dapat menyebabkan dehidrasi ringan. Kondisi ini berpotensi mengganggu metabolisme serta keseimbangan hormon yang berperan dalam siklus menstruasi.
Baca juga: Kulit Lebih Kering atau Berminyak Saat Puasa? Sunscreen Bisa Jaga Kulitmu Tetap Fresh
3. Penurunan Berat Badan
Penurunan berat badan secara signifikan dalam waktu singkat dapat dianggap tubuh sebagai stres fisik oleh tubuh. Akibatnya, ovulasi bisa tertunda dan menstruasi datang lebih lambat dari biasanya.
5. Kondisi Medis Tertentu
Jika menstruasi terlambat lebih dari dua minggu atau disertai gejala lain seperti nyeri hebat, sebaiknya segera berkonsultasi dengan tenaga kesehatan. Kondisi ini bisa saja disebabkan oleh gangguan medis tertentu, seperti gangguan hormon atau sindrom ovarium polikistik, yang memerlukan penanganan lebih lanjut.
Sempat telat
lancar
RECOMMENDATION
PODCAST