LOVE OTHERS

ticket

Yuk Mom, Kenali Tanda Ruam Popok yang Butuh Perhatian Ekstra

Ruam popok memang umum terjadi pada bayi, tetapi jangan dianggap sepele, ya, Moms!. Jika tidak ditangani dengan tepat kondisi ini bisa memicu komplikasi. Yuk, kenali penyebab ruam popok, komplikasinya, dan cara mengatasinya.

Ruam popok merupakan salah satu masalah kulit yang paling sering dialami bayi. Kondisi ini ditandai dengan kulit yang kemerahan, terasa perih, hingga muncul bintik-bintik di area yang tertutup popok. 

Meski umumnya dapat membaik dalam beberapa hari, ruam popok yang dibiarkan tanpa penanganan berisiko menimbulkan komplikasi dan mengganggu kesehatan kulit Si Kecil. Karena itu, penting bagi Moms memahami penyebab ruam popok, komplikasi yang mungkin terjadi, serta cara mengatasi ruam popok agar kondisinya tidak semakin parah.

Komplikasi Ruam Popok

Sebelum mengenali komplikasinya, Moms perlu mengetahui penyebab ruam popok terlebih dahulu. Ruam popok umumnya terjadi akibat kulit bayi terlalu lama terpapar urine dan feses, gesekan popok, kelembapan berlebih, atau iritasi akibat produk tertentu. 

03b74801703a3040454d3bbebd31a09f.webp

Apabila tidak ditangani dengan baik, ruam popok dapat berkembang menjadi kondisi yang lebih serius, berikut komplikasi ruam popok:

1. Kulit Menjadi Lebih Sensitif

Ruam popok yang berulang dapat melemahkan lapisan pelindung kulit. Akibatnya, kulit bayi menjadi lebih sensitif terhadap gesekan dan kelembapan sehingga ruam lebih mudah muncul kembali.

2. Perubahan Warna Kulit

Peradangan yang berlangsung lama dapat menyebabkan perubahan warna kulit menjadi lebih gelap (hiperpigmentasi) atau lebih terang (hipopigmentasi). Meski umumnya akan memudar seiring waktu, proses pemulihannya bisa berlangsung cukup lama, terutama jika iritasi terus berulang.

3. Infeksi Bakteri dan Jamur

Kulit yang lecet akibat ruam popok lebih mudah menjadi pintu masuk bakteri maupun jamur. Infeksi jamur Candida biasanya ditandai ruam merah terang dengan bintik-bintik kecil di sekitarnya, sedangkan infeksi bakteri dapat menyebabkan kulit bernanah, berkerak, atau mengeluarkan cairan. 

Berapa lama biasanya Si Kecil mengalami ruam popok?

1-3 hari

4-5 hari

Lebih dari 5 hari

0 comments
Newest
Newest
Oldest

PODCAST

Kami menggunakan cookies untuk meningkatkan pengalaman Anda pada situs web kami, mempersonalisasi konten dan iklan, serta menganalisis lalu lintas kami. Kami juga membagikan informasi tentang penggunaan Anda atas situs web kami dengan mitra periklanan dan analitik kami, yang dapat menggabungkannya dengan informasi lain yang telah Anda berikan kepada mereka atau yang telah mereka kumpulkan dari penggunaan Anda atas layanan mereka. Silakan klik Accept All Cookies jika Anda setuju dengan penggunaan semua cookies kami. Silakan klik Cookies Setting untuk menyesuaikan pengaturan cookies Anda di situs web kami. Anda dapat mengelola pengaturan cookie dengan mengeklik tautan Kebijakan Privasi di footer.
Pengaturan Cookies: