LOVE YOUR BODY

ticket

Tips Menjaga Kesehatan Kulit Keluarga saat Akses Air Bersih Terbatas

Ketika akses air bersih terbatas, menjaga kebersihan tubuh dan kulit bisa menjadi tantangan tersendiri. Lalu, apa yang bisa dilakukan agar keluarga tetap bersih dan nyaman?

Musim kemarau yang panjang maupun kondisi darurat seperti bencana alam sering kali membawa satu masalah besar bagi para Moms yaitu keterbatasan akses terhadap air bersih. 

Ketika pasokan air menipis, membagi air untuk kebutuhan memasak dan mencuci menjadi tantangan tersendiri. Namun,  kebersihan diri dan keluarga, terutama anak-anak, tidak boleh terabaikan.

Cuaca yang panas dan aktivitas harian  membuat lebih mudah berkeringat dan terpapar debu, kuman, kotoran, hingga polusi. Jika kebersihan tubuh kendor akibat keterbatasan air, berbagai masalah kesehatan kulit mengintai. 

Lalu, bagaimana cara para Moms menyiasati kebersihan keluarga agar kesehatan kulit tetap terjaga meski air sedang terbatas?

Baca juga: Peduli Lingkungan Bisa Dimulai dari Kebiasaan Pilah Sampah di Rumah

Risiko Masalah Kulit Akibat Keterbatasan Sanitasi

Kondisi air yang terbatas sering kali memaksa kita untuk mengurangi frekuensi atau durasi mandi. Padahal,  kotoran dan penumpukan keringat yang menempel terlalu lama di kulit dapat menimbulkan berbagai gangguan. 

Menurut panduan dari World Health Organization (WHO) mengenai penanganan sanitasi dalam situasi darurat, keterbatasan air dan fasilitas sanitasi yang kurang memadai meningkatkan risiko penularan penyakit kulit serta infeksi bakteri secara signifikan.

Beberapa risiko kesehatan kulit yang kerap muncul antara lain:

  • Kulit Kering dan Busik

Kurangnya pembilasan yang optimal atau penggunaan air yang kotor dapat merusak kelembapan alami kulit, menjadikannya kasar dan bersisik.

  • Kulit Kusam

Penumpukan sel kulit mati yang bercampur dengan debu dan polusi tanpa dibersihkan dengan benar akan membuat kulit tampak kusam dan tidak segar.

  • Iritasi dan Infeksi Bakteri

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (Centers for Disease Control and Prevention /CDC) menekankan pentingnya menjaga kebersihan diri selama masa darurat air.

Bakteri dan kuman yang berkembang biak di area tubuh yang lembap dan mudah berkeringat dapat menyebabkan gatal-gatal, biang keringat, hingga infeksi kulit yang lebih serius.

Baca juga: Cuaca Panas? Ini Cara Menjaga Kulit agar Tetap Bersih & Sehat di Musim Kemarau

Terapkan Cara Mandi Efektif dan Hemat Air untuk Keluarga

Untuk mencegah risiko kesehatan di atas, Ibu tidak perlu berkecil hati. Kebersihan keluarga tetap bisa dijaga secara optimal dengan menerapkan strategi mandi yang efektif dan hemat air berikut ini:

1. Prioritaskan penggunaan air bersih untuk kebutuhan penting

Kalau akses air bersih terbatas, bagaimana Moms menjaga kebersihan kulit keluarga?

Menggunakan air secukupnya untuk mandi

Membersihkan tubuh dengan kain atau tisu basah

Memprioritaskan area tubuh yang mudah berkeringat

Melakukan semua hal di atas terkandung situasi dan kondisi

0 comments
Newest
Newest
Oldest

PODCAST

Kami menggunakan cookies untuk meningkatkan pengalaman Anda pada situs web kami, mempersonalisasi konten dan iklan, serta menganalisis lalu lintas kami. Kami juga membagikan informasi tentang penggunaan Anda atas situs web kami dengan mitra periklanan dan analitik kami, yang dapat menggabungkannya dengan informasi lain yang telah Anda berikan kepada mereka atau yang telah mereka kumpulkan dari penggunaan Anda atas layanan mereka. Silakan klik Accept All Cookies jika Anda setuju dengan penggunaan semua cookies kami. Silakan klik Cookies Setting untuk menyesuaikan pengaturan cookies Anda di situs web kami. Anda dapat mengelola pengaturan cookie dengan mengeklik tautan Kebijakan Privasi di footer.
Pengaturan Cookies: