facebook

LOVE OTHERS

ticket

Tips Mengoptimalkan Pumping ASI agar Produksi ASI Working Mom Tetap Lancar

Tanpa disadari, kebiasaan kecil saat memompa bisa menurunkan produksi ASI. Ketahui hal yang seringkali menurunkan produksi ASI dan berikut cara memperbaikinya agar suplai ASI tetap lancar.

Bagi para working mom, pumping atau memerah ASI bukan hanya rutinitas harian, tetapi aktivitas penting untuk menjaga suplai ASl agar proses mengASIhi Si Kecil tetap optimal. 

ASI merupakan sumber nutrisi yang paling mudah dicerna dan aman untuk saluran pencernaan Si Kecil. ASI memiliki banyak manfaat bagi Si Kecil, mulai dari meningkatkan imunitas tubuh, memberikan semua nutrisi yang dibutuhkan, hingga menunjang pertumbuhan dan perkembangan otaknya.

World Health Organization (WHO) merekomendasikan pemberian ASI eksklusif hingga Si Kecil berusia 6 bulan dan dilanjutkan bersama makanan pendamping ASI (MPASI) hingga usia 2 tahun atau lebih.

Meski begitu, ada beberapa kesalahan pumping yang mungkin tidak Mom sadari dan bisa menghambat produksi ASI sehingga ASI jadi seret atau bahkan berhenti diproduksi sebelum Si Kecil berusia 2 tahun. Apa saja kesalahan pumping yang membuat ASI seret? 

- Sering Menunda Pumping

Tubuh bekerja dengan prinsip supply and demand. Jadi, semakin sering ASI dikeluarkan, semakin banyak tubuh memproduksi. Menunda sesi memompa, baik karena pekerjaan menumpuk atau merasa belum ‘penuh’, dapat membuat tubuh mengira bahwa kebutuhan ASI berkurang. Hal ini dapat menurunkan produksi ASI.

Usahakan memompa setiap 2–3 jam sekali, atau mengikuti ritme menyusu Si Kecil. Kalau perlu, coba teknik cluster pumping, memompa beberapa kali dalam waktu singkat untuk memicu peningkatan produksi.

f09c129ca3df6f9f82e79a63a5b468f3.webp

- Sesi Memompa Terlalu Singkat

Sesi memompa sebaiknya berlangsung dalam durasi yang cukup yaitu sampai payudara kosong. Jika Moms mempersingkat waktu memompa, payudara mungkin belum kosong. Padahal, ketika payudara tidak dikosongkan dengan optimal, tubuh tidak mendapatkan sinyal untuk memproduksi lebih banyak ASI. Akibatnya, produksi dapat menurun dan proses menyusui ikut terpengaruh.

Cobalah untuk melakukan pumping selama 15–20 menit, atau 5 menit setelah aliran ASI berhenti untuk membantu merangsang siklus produksi ASI alami tubuh. Moms juga bisa memompa setelah sesi menyusui terutama jika waktu menyusui bayi singkat. Saat payudara dikosongkan sepenuhnya, tubuh akan meningkatkan produksi ASI dalam waktu lebih cepat. 

- Jadwal Memompa Tidak Teratur

Memompa secara acak bisa bikin tubuh bingung dan mengganggu ritme produksi. Buatlah jadwal memompa yang konsisten, disesuaikan dengan waktu menyusui langsung. Misalnya pagi sebelum berangkat, dua kali saat di kantor, dan sekali sebelum tidur. Konsistensi adalah kunci agar suplai ASI terjaga. Kamu juga bisa cari tahu cara dan jadwal pumping yang tepat agar ASI lancar dan berlimpah.

- Terlalu Tinggi Menyetel Tekanan Pompa

Banyak Mom beranggapan bahwa semakin kuat daya hisap pompa, semakin banyak ASI yang akan keluar. Faktanya, tekanan yang terlalu tinggi justru dapat menyebabkan payudara terasa nyeri, terjadi peradangan, hingga menurunkan produksi ASI.

Apa saja kesalahan pumping yang seringkali Mom lakukan?

Menunda waktu pumping

Waktu pumping terlalu singkat

Terlalu kencang menyetel tekanan pompa

0 comments
Newest
Newest
Oldest

PODCAST

Kami menggunakan cookies untuk meningkatkan pengalaman Anda pada situs web kami, mempersonalisasi konten dan iklan, serta menganalisis lalu lintas kami. Kami juga membagikan informasi tentang penggunaan Anda atas situs web kami dengan mitra periklanan dan analitik kami, yang dapat menggabungkannya dengan informasi lain yang telah Anda berikan kepada mereka atau yang telah mereka kumpulkan dari penggunaan Anda atas layanan mereka. Silakan klik Accept All Cookies jika Anda setuju dengan penggunaan semua cookies kami. Silakan klik Cookies Setting untuk menyesuaikan pengaturan cookies Anda di situs web kami. Anda dapat mengelola pengaturan cookie dengan mengeklik tautan Kebijakan Privasi di footer.
Pengaturan Cookies: