Dengan Kirei Lifestyle Innovation,
Upgrade Dirimu Jadi Lebih Baik Inside Out
Dengan
Kirei Lifestyle Innovation
Upgrade Dirimu
Jadi Lebih Baik
Inside Out

#MYKIREILIFESTYLE

Tingkatkan Hormon Endorfin untuk Hidup ala KIREI yang Lebih Tenang dan Bahagia, Ini Caranya

Endorfin adalah salah satu hormon yang penting dalam menciptakan rasa bahagia. Ada beberapa cara untuk memicu produksi hormon ini. Yuk, cari tahu lebih detailnya di artikel berikut.

Endorfin adalah hormon pereda nyeri, yang diproduksi tubuh sebagai respon terhadap stres atau ketidaknyamanan. Stres sendiri tidak dapat dilepaskan dari dinamika hidup keseharian, terutama untuk kita yang tinggal di perkotaan. 

Hal-hal keseharian sangat mudah membuat stres seperti macet, polusi udara, suhu panas serta aktivitas harian yang padat. Para ahli kesehatan menyarankan pengelolaan stres yang tepat untuk meningkatkan daya tahan pikiran terhadap berbagai tekanan yang ada. 

Ini sejalan dengan komitmen Kao untuk membantu individu untuk menjalani kehidupan yang Kirei melalui Kirei Lifestyle. Kirei memiliki banyak makna positif yang muncul saat kita merasakan dan melihat keindahan, tubuh bersih dan sehat, serta pikiran yang tenang di lingkungan yang asri terjaga dalam menjalani keseharian. 

Dengan menjalani Kirei Lifestyle di keseharian, akan dapat membantu kita lebih mudah mengelola stres, salah satunya melalui aktivitas-aktivitas yang dapat menghasilkan hormon endorfin.

Hormon endorfin dapat berperan dalam mengelola stres. Dikenal sebagai ‘pain reliever’ atau pereda rasa sakit, endorfin adalah sinyal kimiawi yang dihasilkan otak agar dapat menahan rasa sakit yang muncul, baik di pikiran maupun tubuh. Produksi hormon endorfin dapat dipicu oleh berbagai hal yang bisa kita lakukan sehari-hari, yaitu:

1. Tertawa

Saat tertawa, asupan udara yang kaya oksigen akan meningkat, dan di saat yang sama menstimulasi jantung, paru-paru, dan otot, yang akhirnya meningkatkan pelepasan endorfin oleh otak.

Studi menunjukkan kalau tertawa dapat mengurangi gejala kecemasan dan depresi serta dapat meningkatkan kualitas tidur. Tertawa akan memicu penurunan respons stres dengan cara menurunkan detak jantung dan tekanan darah. Hasilnya adalah perasaan yang santai dan tenang.


Tertawa juga dapat meredakan ketegangan dengan cara menstimulasi sirkulasi dan membantu relaksasi otot, yang keduanya dapat membantu mengurangi beberapa gejala fisik stres.

Ada juga studi yang lebih fokus ke social laughter, yaitu tertawa yang melibatkan orang-orang terdekat. Endorfin lebih tinggi ditemukan pada orang yang menonton video lucu teman/kerabat mereka selama 30 menit, dibandingkan dengan orang yang menghabiskan 30 menit sendirian di sebuah ruangan tanpa melakukan apa pun. 

2. Konsumsi Makanan Tertentu

Para ahli kesehatan melakukan studi tentang beberapa makanan tertentu yang mampu meningkatkan rasa senang dan meningkatkan kadar endorfin.

Salah satunya adalah dark chocolate dengan kandungan kakao 70% atau lebih. Kandungan polifenol pada dark chocolate berfungsi sebagai antioksidan dan anti radang yang dapat memperbaiki suasana hati pada orang yang sehat dan perbaikan kondisi klinis pada orang dengan gangguan jantung, saraf dan pencernaan. 

Studi lainnya dilakukan pada makanan pedas, yaitu terbukti adanya hubungan antara konsumsi makanan pedas dan lonjakan kadar endorfin. Sebabnya, tubuh memproduksi endorfin dalam jumlah banyak untuk melawan rasa sakit akibat sensasi terbakar dari makanan pedas.

Baca juga: Nyeri Saat Menstruasi? Redakan dengan Konsumsi 10 Makanan Ini

3. Olahraga Rutin

Olahraga yang dilakukan secara rutin dapat memicu produksi hormon endorfin. Saat olahraga otot berkontraksi, sehingga produksi hormon endorfin akan meningkat untuk mengatasi rasa sakit yang dialami oleh otot. 

Olahraga yang disarankan adalah jenis resistance training, yaitu yang berfokus pada daya tahan dan kekuatan. Beberapa contoh di antaranya yaitu kardio (lari, jalan cepat), squat (jongkok), lunge (latihan kaki dan betis), chin up dan pull up yang memaksimalkan kontraksi otot tubuh dan bisa dikombinasikan dengan beban. 

Studi membuktikan resistance training dapat meningkatkan hormon endormin yang mengurangi gejala depresi. Studi lain menunjukkan kalau melakukan senam aerobik selama 45 menit sebanyak 3 kali seminggu dapat meningkatkan hormon endorfin sehingga mengurangi gejala depresi. 

Jadi, disarankan untuk melakukan olahraga secara rutin, termasuk ketika sedang menstruasi. Olahraga saat menstruasi bermanfaat membantu pelepasan hormon endorfin yang memiliki peranan sebagai obat pereda nyeri alami, sehingga dapat mengurangi rasa sakit ketika kamu menstruasi, lho!  

Baca juga: Olahraga Ketika Menstruasi, Apakah Boleh?

Agar kamu zero worry saat olahraga, gunakan Laurier Super Slimguard, pembalut dengan teknologi lapisan serap ultra tripis 1 mm yang bikin zero feel, tak terasa pakai pembalut. Laurier Super Slimguard juga bisa menyerap hingga 200 kali dibandingkan berat bahan penyerapnya.. 

Adanya Quick Dry Sheet dapat menyerap cairan lebih cepat dan permukaannya lebih lembut. Berkat Teknologi Flexi-Tech, Laurier Super Slimguard juga fleksibel dan bisa menyesuaikan gerak tubuh kamu saat sedang berolahraga.

Kamu bisa mengetahui lebih lanjut tentang Laurier Super Slimguard di sini. 

4. Pijat

Pijatan yang dilakukan pada tubuh dapat meningkatkan produksi hormon endorfin dengan dua cara. Pertama, sentuhan dan tekanan fisik yang diterapkan selama pemijatan merangsang reseptor sensorik di kulit dan otot. Stimulasi ini dapat memicu pelepasan endorfin sehingga menyebabkan penurunan persepsi nyeri dan peningkatan mood.

Kedua, pijat dapat menurunkan kadar hormon stres seperti kortisol dan adrenalin. Berkurangnya hormon-hormon tersebut dapat memperlancar pelepasan hormon endorfin sehingga menimbulkan rasa rileks dan euforia.

5. Nonton Film Drama

Film komedi bukan satu-satunya jenis tontonan yang dapat mendorong produksi endorfin. Tontonan jenis drama yang menggugah emosi juga dapat meningkatkan kadar endorfin, lho. 

Ada bukti yang menunjukkan kalau peningkatan endorfin dapat terjadi saat menonton film atau pertunjukan dramatis karena saat timbul kesedihan (sejenis rasa sakit emosional), maka otak bereaksi dengan melepaskan endorfin dengan cara yang sama seperti saat mengalami sakit fisik. Jadi, yuk lanjutkan hobi nonton drakor favorit kamu!

6. Mandi Air Hangat

Mandi air hangat dapat memberi efek menenangkan setelah hari yang melelahkan. Hangatnya air dapat membantu meredakan ketegangan dan nyeri pada otot, sekaligus dapat memicu pelepasan endorfin ke dalam darah.

Selain membantu melepas lelah, mandi air hangat secara teratur juga dapat membantu menurunkan risiko penyakit jantung dan membantu menurunkan tekanan darah. 

Gunakan sabun mandi dengan keharuman yang memberikan efek relaksasi setiap harinya, seperti Biore Bright Series. Formula baru Biore Bright Series mengandung niacinamide dan bright moist technology yang mampu mencerahkan, membersihkan dan mengangkat sel kulit mati sehingga kulit kembali cerah bersinar dan sehat setiap hari

Tersedia tiga varian, yaitu Biore Bright Lovely Sakura, dilengkapi dengan Hyaluronic Acid yang menjaga kelembapan kulit cantikmu dengan aroma Lovely Sakura Scent yang lembut, Biore Bright Glow Up Lilac dilengkapi dengan Hyaluronic Acid yang menjaga kelembapan kulit cantikmu dengan aroma Glow Up Lilac Scent yang menenangkan, dan Biore Bright White Scrub yang memiliki kandungan Green Tea Extract + Vitamin E dan Brightening Natural Scrub yang efektif mengangkat sel kulit mati, meregenerasi kulit dan merawat kulit agar lebih cerah dan lembut.

Cari tahu informasi lebih lengkap tentang produk Biore Bright Series di sini.

Yuk, jalani keseharian dengan Kirei Lifestyle untuk wujudkan kehidupan yang Kirei - bersih, sehat, indah dengan peace of mind selaras dengan lingkungan. Sahabat KAO punya pengalaman menarik dan berkesan seputar tips memicu produksi endorfin? Yuk, ceritain dengan hashtag #MyKireiLifestyle di kolom komentar di bawah ini!


Tags: Kirei artinya, Kirei dalam bahasa Jepang, menjaga kesehatan mental, hormon endorfin adalah, tips naikkan hormon endorfin
0 comments
Newest
Newest
Oldest

PODCAST

Kami menggunakan cookies untuk meningkatkan pengalaman Anda pada situs web kami, mempersonalisasi konten dan iklan, serta menganalisis lalu lintas kami. Kami juga membagikan informasi tentang penggunaan Anda atas situs web kami dengan mitra periklanan dan analitik kami, yang dapat menggabungkannya dengan informasi lain yang telah Anda berikan kepada mereka atau yang telah mereka kumpulkan dari penggunaan Anda atas layanan mereka. Silakan klik Accept All Cookies jika Anda setuju dengan penggunaan semua cookies kami. Silakan klik Cookies Setting untuk menyesuaikan pengaturan cookies Anda di situs web kami. Anda dapat mengelola pengaturan cookie dengan mengeklik tautan Kebijakan Privasi di footer.
Pengaturan Cookies: