LOVE YOUR BODY

ticket

Timbul Bisul di Area Vagina Setelah Mencukur Rambut Kemaluan, Normalkah?

Setelah mencukur rambut kemaluan, pernahkah kamu menemukan benjolan seperti bisul di area vagina? Bisa jadi kamu mengalami kondisi yang disebut folikulitis. Yuk, kenali apa itu folikulitis?

Mencukur rambut kemaluan merupakan salah satu pilihan perawatan area kemaluan yang dilakukan sebagian perempuan.

Meski tergolong kebiasaan yang umum, mencukur rambut kemaluan tetap memiliki sejumlah risiko, terutama jika dilakukan dengan cara yang kurang tepat atau menggunakan alat cukur yang tidak bersih. Salah satu keluhan yang dapat muncul adalah benjolan menyerupai bisul di area vagina atau vulva.

Dalam beberapa kasus, benjolan setelah mencukur dapat terjadi akibat peradangan pada folikel rambut yang dikenal sebagai folikulitis. Kondisi ini tentu dapat menimbulkan rasa tidak nyaman, terutama saat berjalan, duduk, atau ketika area kemaluan bergesekan dengan pakaian.

Lantas, apa itu folikulitis dan bagaimana cara mencegah munculnya benjolan setelah mencukur rambut kemaluan?

Apa Itu Folikulitis?

Folikulitis merupakan peradangan pada folikel rambut, yaitu lubang kecil tempat rambut tumbuh. Kondisi ini dapat terjadi di berbagai area tubuh yang ditumbuhi rambut, termasuk area vagina atau vulva. Folikulitis biasanya ditandai dengan:

  • Benjolan merah kecil atau menyerupai jerawat

  • Benjolan berisi nanah seperti bisul

  • Kulit terasa gatal atau perih

  • Nyeri saat disentuh

12a370d531837ba67c511442097c1168.webp

Menurut American Academy of Dermatology (AAD), folikulitis merupakan salah satu masalah kulit yang cukup umum terjadi dan dapat dialami oleh siapa saja. Sebagian besar kasus tergolong ringan dan dapat membaik dalam beberapa hari dengan perawatan yang tepat.

Baca jugaCycle Syncing: Menyesuaikan Rutinitas dengan Setiap Fase Menstruasi

Penyebab Folikulitis di Area Kemaluan

Selain mencukur rambut kemaluan, beberapa faktor berikut juga dapat meningkatkan risiko folikulitis:

  • Infeksi bakteri, terutama Staphylococcus aureus.

  • Rambut tumbuh ke dalam (ingrown hair) setelah bercukur.

  • Gesekan akibat penggunaan celana dalam yang terlalu ketat.

  • Kelembapan berlebih karena keringat yang terperangkap di area vagina.

  • Kebersihan area vagina yang kurang terjaga dapat memicu pertumbuhan bakteri.

6cf1e77cb4519e8231390abb0ad2f3c4.webp

Pada sebagian besar kasus, folikulitis dapat membaik dengan sendirinya. Namun, jika benjolan semakin besar, sangat nyeri, disertai demam, atau tidak membaik dalam satu hingga dua minggu, sebaiknya segera berkonsultasi dengan dokter.

Bagaimana kamu biasanya mencukur rambut kemaluan?

Dengan shaver

Dengan wax

0 comments
Newest
Newest
Oldest

PODCAST

Kami menggunakan cookies untuk meningkatkan pengalaman Anda pada situs web kami, mempersonalisasi konten dan iklan, serta menganalisis lalu lintas kami. Kami juga membagikan informasi tentang penggunaan Anda atas situs web kami dengan mitra periklanan dan analitik kami, yang dapat menggabungkannya dengan informasi lain yang telah Anda berikan kepada mereka atau yang telah mereka kumpulkan dari penggunaan Anda atas layanan mereka. Silakan klik Accept All Cookies jika Anda setuju dengan penggunaan semua cookies kami. Silakan klik Cookies Setting untuk menyesuaikan pengaturan cookies Anda di situs web kami. Anda dapat mengelola pengaturan cookie dengan mengeklik tautan Kebijakan Privasi di footer.
Pengaturan Cookies: