LOVE YOUR BODY
LOVE YOUR BODY | 8 August 2026

Mencukur rambut kemaluan merupakan salah satu pilihan perawatan area kemaluan yang dilakukan sebagian perempuan.
Meski tergolong kebiasaan yang umum, mencukur rambut kemaluan tetap memiliki sejumlah risiko, terutama jika dilakukan dengan cara yang kurang tepat atau menggunakan alat cukur yang tidak bersih. Salah satu keluhan yang dapat muncul adalah benjolan menyerupai bisul di area vagina atau vulva.
Dalam beberapa kasus, benjolan setelah mencukur dapat terjadi akibat peradangan pada folikel rambut yang dikenal sebagai folikulitis. Kondisi ini tentu dapat menimbulkan rasa tidak nyaman, terutama saat berjalan, duduk, atau ketika area kemaluan bergesekan dengan pakaian.
Lantas, apa itu folikulitis dan bagaimana cara mencegah munculnya benjolan setelah mencukur rambut kemaluan?
Folikulitis merupakan peradangan pada folikel rambut, yaitu lubang kecil tempat rambut tumbuh. Kondisi ini dapat terjadi di berbagai area tubuh yang ditumbuhi rambut, termasuk area vagina atau vulva. Folikulitis biasanya ditandai dengan:
Benjolan merah kecil atau menyerupai jerawat
Benjolan berisi nanah seperti bisul
Kulit terasa gatal atau perih
Nyeri saat disentuh

Menurut American Academy of Dermatology (AAD), folikulitis merupakan salah satu masalah kulit yang cukup umum terjadi dan dapat dialami oleh siapa saja. Sebagian besar kasus tergolong ringan dan dapat membaik dalam beberapa hari dengan perawatan yang tepat.
Baca juga: Cycle Syncing: Menyesuaikan Rutinitas dengan Setiap Fase Menstruasi
Selain mencukur rambut kemaluan, beberapa faktor berikut juga dapat meningkatkan risiko folikulitis:
Infeksi bakteri, terutama Staphylococcus aureus.
Rambut tumbuh ke dalam (ingrown hair) setelah bercukur.
Gesekan akibat penggunaan celana dalam yang terlalu ketat.
Kelembapan berlebih karena keringat yang terperangkap di area vagina.
Kebersihan area vagina yang kurang terjaga dapat memicu pertumbuhan bakteri.

Pada sebagian besar kasus, folikulitis dapat membaik dengan sendirinya. Namun, jika benjolan semakin besar, sangat nyeri, disertai demam, atau tidak membaik dalam satu hingga dua minggu, sebaiknya segera berkonsultasi dengan dokter.
Dengan shaver
Dengan wax
RECOMMENDATION
PODCAST