LOVE YOUR MIND
LOVE YOUR MIND | 17 March 2026

Menjelang menstruasi, banyak perempuan merasa lebih cepat lapar dari biasanya. Rasanya ingin terus ngemil, tiba-tiba craving makanan manis, atau justru makanan gurih dan asin. Perubahan pola makan ini sering terjadi pada fase menjelang menstruasi (PMS) maupun saat menstruasi berlangsung.
Rasa lapar ini sebenarnya bukan sekadar lapar biasa. Ada berbagai perubahan biologis yang terjadi dalam tubuh selama siklus menstruasi yang dapat memengaruhi nafsu makan dan jenis makanan yang diinginkan.
Jika kamu merasa lebih sering lapar atau ingin ngemil saat menstruasi, berikut beberapa faktor yang dapat memengaruhinya.
1. Perubahan hormon
Menjelang menstruasi, kadar hormon estrogen cenderung menurun, sementara kadar hormon progesteron meningkat. Menurut situs kesehatan Healthline, fluktuasi hormon selama siklus menstruasi dapat memengaruhi rasa lapar dan metabolisme tubuh, sehingga sebagian perempuan merasa ingin makan lebih banyak pada fase tertentu dalam siklusnya.
Selain itu, progesteron yang meningkat juga dikaitkan dengan peningkatan nafsu makan karena tubuh sedang mempersiapkan kemungkinan kehamilan. Walaupun kehamilan tidak terjadi, tubuh tetap melalui proses biologis yang sama setiap bulan.
2. Penurunan serotonin membuat tubuh mencari makanan tertentu
Selain hormon reproduksi, perubahan pada zat kimia otak juga berperan. Kadar serotonin, yaitu zat kimia di otak yang membantu mengatur mood, dapat menurun. Ketika kadar serotonin menurun, tubuh sering mencari cara untuk meningkatkannya kembali.
Salah satu cara cepat yang dilakukan tubuh adalah melalui konsumsi karbohidrat dan gula, karena makanan tersebut dapat membantu meningkatkan produksi serotonin.
Keinginan mengonsumsi makanan manis atau tinggi karbohidrat saat PMS dan menstruasi berkaitan dengan upaya tubuh untuk menstabilkan mood yang dipengaruhi oleh perubahan hormon. Tidak heran banyak orang merasa ingin makan cokelat, kue, atau camilan manis lainnya.
Baca juga: Bersihkan Hati dan Diri, Ada Makna Baik Dibalik Halal Bihalal
3. Tubuh bisa kehilangan zat besi
Saat menstruasi, terjadi perdarahan yang menyebabkan tubuh kehilangan sejumlah zat besi. Meskipun jumlahnya biasanya tidak besar, tubuh tetap merespons kondisi ini. Jika asupan zat besi kurang, tubuh bisa terasa lebih lelah atau lemas selama menstruasi.

Pada beberapa orang, kondisi tersebut dapat memicu keinginan mengonsumsi makanan yang kaya zat besi, seperti daging merah atau makanan tinggi protein lainnya. Zat besi sendiri penting untuk membantu pembentukan sel darah merah dan menjaga energi tubuh tetap stabil.
4. Perubahan respons insulin di otak
Beberapa penelitian juga menunjukkan bahwa siklus menstruasi dapat memengaruhi bagaimana otak merespons insulin, hormon yang membantu mengatur kadar gula darah. Perubahan ini dapat memengaruhi sinyal rasa lapar dan kenyang.
Cokelat
Makanan manis
Makanan asin
Karbohidrat
RECOMMENDATION
PODCAST