LOVE YOUR BODY
LOVE YOUR BODY | 9 January 2026

Bagi banyak orang, rutinitas memakai skincaresudah menjadi bagian dari keseharian. Double cleansing, memakaitoner dan serum sesuai kebutuhan kulit, lalu mengunci dengan moisturizer. Semua itu dilakukan demi kulit yang lebih sehat dan terawat.
Namun, di tengah rutinitas yang sudah tertata rapi ini, sunscreen masih sering dianggap sebagai langkah tambahan. Dipakai kalau ingat, atau hanya saat cuaca terasa sangat panas.
Padahal, sunscreen justru memegang peran penting dalam menjaga kondisi kulit. Tanpa perlindungan dari sinar matahari, berbagai produk skincare yang dipakai setiap hari bisa bekerja kurang optimal. Berikut tiga alasan kenapa sunscreen seharusnya menjadi skincare wajib, bukan sekadar pelengkap.
Sinar matahari memang sering diasosiasikan dengan energi positif yang didapatkan dari aktivitas luar ruangan. Namun, di balik itu, sinar ultraviolet (UV) punya dampak besar terhadap kesehatan kulit.
Dikutip dari Johns Hopkins Medicine, paparan sinar UV berperan besar dalam kerusakan kulit dan penuaan dini. Sinar UV terbagi menjadi dua jenis utama. UVA hadir sepanjang hari dan mampu menembus awan serta kaca, sementara UVB lebih terasa saat matahari terik dan dapat menyebabkan kulit terbakar.
Artinya, meskipun aktivitas sehari-hari lebih banyak dilakukan di dalam ruangan, naik kendaraan, atau duduk dekat jendela, kulit tetap terpapar sinar UV tanpa disadari.

Baca juga: Tetap Glowing Meski di Bawah Terik Matahari
Sudah
Belum
RECOMMENDATION
PODCAST