LOVE OTHERS
LOVE OTHERS | 8 January 2026

Kulit terlihat kusam atau busik meskipun sudah mandi secara teratur? Kulit busik memang sering terjadi, salah satunya karena aktivitas di luar rumah.
Busik adalah istilah untuk menggambarkan kulit yang tampak kusam, kasar, atau seperti masih ada sisa kotoran menempel meski sudah dibersihkan. Ini menandakan bahwa kotoran belum terangkat tuntas atau kulit sedang kekurangan kelembapan sehingga tampak kusam.
Penyebab kulit busik ternyata bukan hanya debu dan keringat. Cara mandi, durasi mandi hingga sabun yang dipakai juga bisa berpengaruh. Yuk, bahas satu per satu supaya Mom bisa dukung keluarga agar memiliki kulit yang lebih bersih, lembap, dan sehat.
1. Kotoran, minyak, dan debu menumpuk di pori-pori
Aktivitas harian keluarga seperti main di luar, naik motor, olahraga, atau sekadar jemput anak sekolah meningkatkan risiko kulit terpapar debu dan polusi.
Masalahnya, kotoran tersebut sering menempel kuat dan masuk ke pori-pori, sehingga mandi cepat atau sekadar memakai sabun biasa tidak cukup untuk mengangkat semuanya.
2. Keringat berlebih bikin kulit cepat kusam
Saat tubuh berkeringat, minyak alami bercampur dengan debu. Kombinasi ini bisa membuat kulit terlihat kusam, terutama di area lengan, leher, punggung, dan kaki.
Jika tidak dibersihkan dengan benar, sisa minyak dan keringat akan mengering di permukaan kulit dan menciptakan tampilan busik dan kusam.
Baca juga: Kebiasaan Baik Sejak Dini, Bekal Hebat untuk Si Kecil
3. Sabun biasa hanya membersihkan permukaan
Banyak sabun mandi dibuat untuk mengangkat kotoran permukaan saja. Tidak semuanya mampu membersihkan sisa minyak dan debu hingga ke pori-pori. Itu sebabnya, meski terasa bersih, kulit tetap terlihat kusam karena kotoran masih tertinggal.
Mini market
Supermarket
E-commerce
RECOMMENDATION
PODCAST