LOVE OTHERS
LOVE OTHERS | 3 June 2026

Pakaian Cepat Bau Bukan Hanya Karena Keringat
Pilih Bahan Pakaian yang Mudah Menyerap
Di musim kemarau, suhu yang lebih tinggi membuat tubuh memproduksi keringat lebih banyak dari biasanya dan itu cukup untuk mengubah pakaian yang segar menjadi kurang nyaman hanya dalam beberapa jam.
Itulah kenapa sudah memakai pakaian yang rapi, bersih dan wangi untuk keluar rumah. Tapi baru saja dua jam di luar rumah, tiba-tiba ada bau yang kurang menyenangkan dari pakaian yang dipakai.
Tubuh manusia punya sekitar 2–4 juta kelenjar keringat yang aktif bekerja mengatur suhu tubuh. Saat suhu udara naik, tubuh otomatis memproduksi lebih banyak keringat untuk mendinginkan diri. Menurut situs kesehatan Cleveland Clinic, ini mekanisme alami yang sehat, bukan tanda tubuh kotor.
Namun, yang menimbulkan bau bukanlah keringat itu sendiri, tapi bakteri di permukaan kulit dan kain yang memecah protein dalam keringat menjadi asam. Proses inilah yang menghasilkan bau tidak sedap. Jadi masalah utamanya bukan keringat, tapi bakteri yang menempel di serat pakaian.
Pilihan bahan yang dipakai sehari-hari ternyata punya pengaruh besar terhadap keringat dan bau. Bahan yang kurang tepat bisa mempercepat pertumbuhan bakteri di serat kain. Hal inilah yang menentukan apakah pakaian tetap nyaman dipakai seharian atau tidak.
Keringat yang tertahan di permukaan kulit adalah kondisi ideal bagi bakteri untuk berkembang, dan di sinilah pilihan bahan pakaian mulai berperan. Semakin lama bahan pakaian menampung keringat, semakin besar risiko bakteri berkembang.
Sebaliknya, bahan pakaian yang membantu keringat menguap lebih cepat akan memperlambat proses perkembangan bakteri tersebut.
1. Katun
Menyerap keringat dengan baik dan membiarkan kulit ‘bernapas.’ Cocok untuk aktivitas ringan sampai sedang.
2. Linen
Lebih ringan dari katun, struktur seratnya membuat udara mudah bersirkulasi. Ini adalah pilihan tepat untuk tampilan kasual yang tetap rapi.
3. Dry-Fit atau Kain Sport Berteknologi Cepat Kering
Jenis kain yang dirancang agar keringat cepat kering dan tidak terlalu lama menempel di permukaan kulit. Umumnya digunakan pada pakaian gym, lari, atau aktivitas outdoor.
Hindari bahan sintetis biasa seperti nylon atau polyester untuk aktivitas fisik. Bahan-bahan ini menahan panas tubuh, tidak menyerap keringat dengan baik dan justru mempercepat pertumbuhan bakteri.
Soal model, potongan loose fit atau relaxed fit memberi ruang sirkulasi udara lebih baik dibanding pakaian ketat. Ini memang detail kecil, tapi dampaknya cukup nyata di hari-hari yang panas.
Katun
Linen
RECOMMENDATION
PODCAST