facebook

LOVE OTHERS

ticket

Beda Influenza A, B dan C Agar Mom Tahu Cara Menanganinya

Musim hujan bikin Si Kecil terserang demam dan flu? Hati-hati Mom, sering dikira batuk pilek biasa, padahal kondisi ini bisa jadi disebabkan oleh virus influenza yang lebih berisiko. Yuk, kenali beda jenis influenza A, B, dan C agar Mom tidak salah penanganan!

Memasuki musim hujan atau masa pancaroba dengan cuaca yang tidak menentu, Mom perlu lebih waspada karena flu seringkali menyerang Si Kecil. Kondisi lingkungan saat ini memang memudahkan virus influenza untuk menyebar dan menular lebih cepat. Penting untuk dipahami bahwa ini bukan sekedar batuk pilek biasa, melainkan infeksi saluran pernapasan yang disebabkan oleh virus Influenza. Ternyata, virus ini terbagi menjadi beberapa jenis yang perlu Mom ketahui perbedaanya.

Influenza, atau yang sering kita sebut flu, adalah penyakit pernapasan yang disebabkan oleh virus dan sangat mudah menular melalui percikan (droplet) saat batuk atau bersin. Meskipun gejalanya mirip, ternyata virus ini dibagi menjadi beberapa jenis.

Karena sistem imun Si Kecil belum sekuat orang dewasa, sehingga gejala flu bisa memburuk dengan cepat. Biar Mom tidak khawatir dan bisa memberikan penanganan yang tepat, yuk kenali perbedaan Influenza A, B, dan C berikut ini!

Baca juga: Hal Penting yang Harus Dilakukan saat Si Kecil Kejang Demam

Kenali 3 Jenis Influenza dan Pertolongan Pertamanya

Gejala flu pada setiap anak bisa berbeda-beda tergantung jenis virus yang menyerangnya. Nah, berikut adalah perbedaan utamanya: 

  • Influenza A: Si Paling Bandel

Ini adalah jenis yang paling harus Mom waspadai, lho. Influenza A adalah penyebab utama wabah musiman dan pandemi global karena virusnya mudah bermutasi.  Jenis ini paling sering menyebabkan gejala berat dan komplikasi serius pada bayi. 

Gejalanya muncul sangat tiba-tiba. Si Kecil yang tadinya ceria bisa mendadak demam tinggi (seringkali di atas 39°C), terlihat menggigil, dan sangat rewel (cranky) karena badannya terasa sakit semua. Tanda lainnya adalah batuk kering yang intens, napas terlihat lebih cepat, lemas luar biasa, hingga menolak menyusu atau makan karena tenggorokannya sakit.

Pertolongan Pertama Mom:

- Cek suhu secara berkala. Jika demam sangat tinggi, berikan obat penurun panas (parasetamol) sesuai dosis dokter.

- Cegah dehidrasi karena virus ini bikin Si Kecil cepat kehilangan cairan. Terus tawarkan ASI, susu formula, atau air (untuk usia di atas 6 bulan) sedikit tapi sering.

- Waspada komplikasi, karena jenis A berisiko tinggi menyebabkan pneumonia, segera bawa ke dokter jika napas Si Kecil tampak sesak, cuping hidung kembang kempis, atau dada tampak cekung saat bernapas.

  • Influenza B: Si Musiman 

Influenza B juga menjadi penyebab umum flu musiman pada manusia. Virus ini sangat cepat menular di tempat-tempat yang ramai dikunjungi anak-anak, seperti daycare, preschool, atau sekolah.

Gejalanya mirip dengan jenis A (demam, batuk, pilek, dan lemas), namun tingkat keparahannya cenderung sedikit lebih ringan dibandingkan jenis A. Meski begitu, bagi bayi yang sistem imunnya belum matang, jenis B tetap bisa membuat mereka sangat tidak nyaman dan berisiko jika tidak dirawat dengan baik.

Apakah Si Kecil sudah vaksin influenza Mom?

Sudah

Belum

0 comments
Newest
Newest
Oldest

PODCAST

Kami menggunakan cookies untuk meningkatkan pengalaman Anda pada situs web kami, mempersonalisasi konten dan iklan, serta menganalisis lalu lintas kami. Kami juga membagikan informasi tentang penggunaan Anda atas situs web kami dengan mitra periklanan dan analitik kami, yang dapat menggabungkannya dengan informasi lain yang telah Anda berikan kepada mereka atau yang telah mereka kumpulkan dari penggunaan Anda atas layanan mereka. Silakan klik Accept All Cookies jika Anda setuju dengan penggunaan semua cookies kami. Silakan klik Cookies Setting untuk menyesuaikan pengaturan cookies Anda di situs web kami. Anda dapat mengelola pengaturan cookie dengan mengeklik tautan Kebijakan Privasi di footer.
Pengaturan Cookies: