LOVE OTHERS
LOVE OTHERS | 18 November 2025

Menyetrika kemeja sering kali menjadi pekerjaan rumah yang cukup menantang. Meski terlihat sederhana, hasil akhir dari proses menyetrika bisa sangat berbeda. Tak jarang, kemeja tetap terlihat kusut meskipun sudah disetrika berulang kali.
Maka dari itu, agar aktivitas menyetrika tidak memakan waktu lama dan hasilnya maksimal, penting untuk memahami karakteristik tiap jenis kain. Yuk, simak panduan suhu ideal menyetrika kemeja berdasarkan bahan berikut ini!
Menurut laman The Spruce, jenis kain memiliki toleransi panas berbeda. Misalnya, kain katun membutuhkan suhu tinggi agar serat kain terbuka sempurna dan tampak licin, sedangkan bahan sintetis seperti polyester justru bisa rusak bila terkena panas berlebih. Artinya, mengetahui suhu ideal menyetrika untuk bahan yang berbeda sangat penting agar pakaian tidak hanya rapi, tetapi juga awet dan tidak berubah bentuk.
Berikut suhu yang ideal untuk menyetrika kemeja berdasarkan bahannya!

Kain katun dikenal kuat, mudah menyerap keringat, tetapi juga mudah kusut. Untuk melicinkan serat kainnya, The Spruce menyarankan untuk menggunakan suhu panas tinggi sekitar 200°C. Sebelum menyetrika, semprotkan sedikit air agar uap panas lebih efektif meresap. Hindari menekan setrika terlalu keras karena bisa meninggalkan bekas kilap pada permukaan kain.

Bahan polyester memiliki serat sintetis yang rentan terhadap panas tinggi. Jika disetrika langsung tanpa pelapis, permukaannya bisa mengkilap atau bahkan merusak kainnya. Gunakan suhu rendah sekitar di bawah 110°C dan lapisi dengan kain tipis atau kertas polos saat menyetrika. Cara ini membantu menjaga tekstur kain tetap halus dan tidak rusak.
Kain cotton-blend merupakan campuran katun danpolyester, sehingga membutuhkan suhu yang seimbang. Atur suhu rendah hingga sedang sekitar 150°C untuk menjaga serat di dalamnya. Bila perlu, gunakan setrika uap agar panas tersebar lebih merata tanpa merusak permukaan kain.
Sudah
Belum
RECOMMENDATION
PODCAST