LOVE OTHERS
LOVE OTHERS | 12 September 2026

Tummy time ternyata sudah bisa diperkenalkan sejak Si Kecil baru lahir. Namun, bagi Mom dan Dad yang baru pertama kali merawat bayi, aktivitas tengkurap mungkin masih menimbulkan keraguan: kapan waktu yang tepat, bagaimana posisi yang aman, dan berapa lama bayi boleh melakukannya?
Memahami cara melakukan tummy time dengan tepat penting karena aktivitas sederhana ini dapat menjadi bagian dari stimulasi awal untuk mendukung perkembangan motorik Si Kecil.
Yuk kenali apa itu Tummy time, kapan harus dilakukan dan manfaatnya!
Tummy time adalah aktivitas memposisikan Si Kecil secara tengkurap saat Si Kecil dalam kondisi terbangun.
Dalam dunia medis, posisi ini penting untuk melawan efek gravitasi pada otot leher dan punggung bayi. Saat bayi berada dalam posisi tengkurap, ia akan secara alami mencoba mengangkat kepalanya untuk melihat sekeliling, yang secara bertahap memperkuat otot-otot besar di bagian belakang tubuhnya.
Aktivitas ini bukan sekadar tren pengasuhan modern, melainkan salah satu milestone yang sangat krusial dalam perkembangan motorik Si Kecil.

Jawabannya, boleh! American Academy of Pediatrics (AAP), merekomendasikan Tummy time dimulai sejak hari pertama bayi pulang dari rumah sakit untuk melatih otot leher, bahu, lengan, dan punggung yang nantinya diperlukan untuk aktivitas merangkak dan duduk tegak.
Tummy time bukan sekadar mengajak bayi tengkurap. Aktivitas ini memberikan kesempatan bagi tubuh Si Kecil untuk berlatih dan berkembang, seperti:
Sudah
Belum
RECOMMENDATION
PODCAST