LOVE YOUR BODY
LOVE YOUR BODY | 26 January 2026

Mandi dan ganti baju sudah menjadi kebiasaan sehari-hari bagi banyak orang, tapi ada satu hal kecil yang sering terlewat, yaitu seberapa sering kita mengganti underwear. Padahal, area vagina merupakan bagian tubuh yang sensitif dan sangat dipengaruhi oleh kebersihan sehari-hari.
Underwear yang dipakai terlalu lama dapat menahan keringat dan kelembapan, sehingga bakteri dan jamur lebih mudah berkembang. Kondisi ini bisa meningkatkan risiko iritasi dan infeksi pada area vagina. Karena itu, wajar jika muncul pertanyaan: seberapa sering sebenarnya underwear perlu diganti?
Para ahli kesehatan menyarankan agar underwear diganti setidaknya sekali sehari, atau lebih sering jika terasa lembap, berkeringat, atau basah. Situs kesehatan Healthline menjelaskan bahwa underwearlembap dapat memicu pertumbuhan bakteri dan jamur, sehingga perlu diganti setiap hari atau lebih sering sesuai kondisi tubuh.
Hal senada juga disampaikan oleh situs kesehatan Cleveland Clinic, yang menekankan pentingnya menjaga area genital tetap bersih dan kering untuk mencegah iritasi maupun infeksi.
Karena itu, banyak praktisi kesehatan merekomendasikan kebiasaan mengganti underwear pada pagi hari setelah mandi dan malam sebelum tidur, terutama bagi yang aktif atau tinggal di iklim panas.
Baca juga: Tips Memakai Underwear Agar Terlihat Seamless dan Lebih Percaya Diri
Ada beberapa kondisi ketika underwear sebaiknya diganti lebih sering dari biasanya. Hal ini merupakan bentuk respons terhadap kondisi tubuh, antara lain:
Setelah olahraga atau banyak berkeringat
Setelah aktivitas fisik yang intens, keringat dapat membuat area vagina menjadi lebih lembap. Underwearsebaiknya langsung diganti untuk mencegah iritasi dan pertumbuhan bakteri.
Cuaca panas dan lembap
Saat cuaca panas atau terasa gerah, tubuh cenderung lebih mudah berkeringat. Mengganti underwear 2–3 kali sehari dapat membantu menjaga area vagina tetap kering dan nyaman.
Saat keputihan membuat underwear terasa basah
Saat keputihan normal membuat underwear lembap atau basah, menggantinya lebih cepat membantu menjaga kebersihan dan mencegah iritasi.
Saat sedang mengalami infeksi atau luka di area vagina
Jika sedang mengalami infeksi jamur, infeksi bakteri, atau terdapat luka terbuka di area vagina, penting menjaga underwear tetap bersih dan kering agar membantu proses pemulihan dan mencegah kondisi memburuk.
Saat menstruasi
Saat menstruasi, area vagina menjadi lebih lembap karena darah dan keringat. Di fase ini, kebiasaan mengganti underwearsebaiknya dilakukan lebih rutin, terutama saat pembalut terasa lembap atau setelah digunakan beberapa jam.
Idealnya, mengganti underweardapat dilakukan bersamaan dengan jadwal mengganti pembalut secara teratur, sekitar setiap 4 jam sekali, agar area vagina tetap bersih dan nyaman sepanjang hari.
Selain lebih sering mengganti underwear, memilih pembalut yang tepat juga berperan dalam menjaga kebersihan dan kenyamanan selama menstruasi. Pilihlah pembalut dengan bahan natural yang bisa melawan bakteri seperti Laurier Daun Sirih.
Laurier Daun Sirih dilengkapi dengan Lapisan Antibakteri Proteksi hingga 99,9%, kandungan daun sirih, dan ekstrak daun sage yang melawan pertumbuhan bakteri, jamur, dan bau tak sedap. Pembalut ini juga allergy tested, teruji klinis tidak menimbulkan iritasi dan alergi. Laurier Daun Sirih 10 Jam Cegah Bau, ZERO khawatir BOCOR! Cari tahu informasi produknya, klik di sini!
Baca juga: Memilih Underwear yang Tepat Saat Menstruasi
Kenapa Jarang Ganti Underwear Tidak Dianjurkan?
Sekali sehari
Dua kali sehari
Lebih dari dua kali sehari
RECOMMENDATION
PODCAST