Jaga Lingkungan dengan Hal Sederhana dalam Keseharian

LOVE OTHERS

Pertolongan Pertama Saat Si Kecil Diare

Diare adalah masalah kesehatan yang rentan dialami si Kecil. Penting untuk Moms mengetahui pertolongan pertama saat si Kecil mengalami diare.

Diare adalah gangguan saluran pencernaan yang sering dialami oleh si Kecil. Menurut Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), diare pada si Kecil di bawah 2 tahun biasanya disebabkan oleh infeksi virus dan akan membaik dengan sendirinya dalam waktu kurang dari satu minggu. Namun, ada kondisi-kondisi dimana Moms perlu lebih waspada saat si Kecil diare.

Apa yang Menyebabkan Si Kecil Diare?

Penyebab utama si Kecil yang mengalami diare adalah infeksi virus, terutama Rotavirus. Karena sistem imunitas bayi masih berkembang, maka ia rentan terpapar dan kemudian terinfeksi virus yang muncul di udara sekitarnya. Menurut BabyCenter.co.uk, selain virus, diare pada bayi juga bisa disebabkan oleh beberapa hal lain, seperti:

- Bakteri, biasanya dari makanan yang tercemar atau alat makan yang tidak higienis

- Parasit, biasanya dari sumber air minum yang tercemar.

- Alergi makanan yang dikonsumsi seperti susu sapi, atau alergi terhadap makanan yang dikonsumsi ibu yang memberikan ASI

- Obat tertentu, seperti antibiotik yang bisa mengganggu keseimbangan bakteri saluran cerna

Kenali Ciri-Ciri Si Kecil Diare

Ciri-ciri si Kecil yang mengalami diare memang tidak selalu sama karena tergantung penyebabnya. Namun ada beberapa ciri-ciri umum yang bisa terlihat seperti yang dikutip dari Hello Sehat berikut ini, yaitu:

- BAB Lebih Sering

Kondisi si Kecil disebut diare kalau ia buang air besar (BAB) dengan frekuensi harian lebih dari biasanya. Frekuensi ini berkaitan erat dengan usianya. Untuk si Kecil baru lahir hingga usia 2 bulan normalnya bisa BAB 6-8 kali setiap hari sementara usia di atas 2 bulan normalnya BAB hingga 3 kali sehari. Saat diare, si Kecil melakukan BAB lebih dari jumlah normal ini.

- Tekstur Pup Cair

Tekstur pup si Kecil memang lunak dengan warna kuning hingga kecokelatan. Namun saat diare, tekstur pup akan lebih cair, kadang disertai lendir, plus aroma yang cenderung kurang sedap.

- Demam

Salah satu sebab diare pada si Kecil adalah infeksi virus, bakteri atau parasit. Maka tubuh mengirim sinyal infeksi ini berupa demam yang menandakan sistem imunnya sedang bekerja menghalau virus, bakteri dan parasit yang menyerang.

- Muntah

Gangguan di saluran pencernaan menyebabkan makanan/minuman tidak bisa diproses dengan baik sehingga dimuntahkan kembali.

- Rewel

Karena kondisinya yang tidak nyaman, si Kecil biasanya menjadi rewel yaitu lebih sering menangis dari biasanya. Menangis adalah cara ia berkomunikasi untuk menyampaikan kondisinya yang di luar normal karena ia belum bisa bicara.

Pertolongan Pertama Saat Bayi Diare

Saat si Kecil mengalami diare, dengan satu atau lebih gejala-gejala yang mengiringinya di atas, Moms tidak perlu khawatir. Lakukan pertolongan pertama lewat hal-hal di bawah ini:

1. Jaga asupan cairan si Kecil, bisa lewat ASI, susu, kuah sup atau air putih (tidak disarankan memberikan jus buah). Kalau ia muntah, berikan cairan sedikit demi sedikit, misalnya 1-2 sendok teh setiap 15 menit sekali.

2. Jaga asupan makanan bernutrisi untuk si Kecil yang sudah mendapat MPASI. Pastikan tekstur makanan sesuai dengan usianya.

3. Tidak disarankan memberikan obat diare bebas untuk si Kecil di bawah usia 2 tahun mengikuti himbauan dari American Academy of Pediatrics (AAP). Pemberian obat harus mengikuti anjuran dokter.

4. Sering bersihkan pantat si Kecil saat ia terkena diare karena rentan lembap di area pantat. Bersihkan dengan air sesering mungkin dibandingkan dengan mengelapnya dengan kain katun

5. Frekuensi BAB yang bertambah membuat popok lebih cepat kotor sehingga Moms sebaiknya lebih sering menggantinya agar si Kecil selalu bersih dan merasa nyaman. BAB yang lebih sering juga membuat kondisi kulit si Kecil cenderung lebih sensitif dan rentan ruam. 

Pilih popok dengan kualitas terbaik seperti Merries Good Skin. Kandungan ekstrak alami witch hazel-nya menjaga kulit si Kecil tetap lembut. Merries Good Skin juga teruji klinis oleh Perhimpunan Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin Indonesia (PERDOSKI) karena terbukti dapat mengurangi risiko alergi pada kulit si Kecil yang lembut.

Sirkulasi udara Merries Good Skin yang baik juga dapat membuat kulit si Kecil bebas bernapas dan bebas lembap sehingga mengurangi risiko ruam popok. Popok yang bersih, kering dan lembut akan membuat si Kecil lebih nyaman saat mengalami diare. Klik di sini untuk info lebih lengkap tentang Merries Good Skin.

Waspadai Kondisi Ini dan Bawa Anak ke Dokter

- Dehidrasi

Kondisi diare membuat si Kecil rentan mengalami kehilangan cairan atau dehidrasi. Tanda-tanda dehidrasi adalah: frekuensi pipis berkurang atau jadi berwarna gelap, bibir kering, mata cekung, tubuh lemah dan tidak keluar air mata saat menangis. 

- Ada darah dalam pup

- Muntah dengan frekuensi sering

- Demam tinggi

- Berat badan turun drastis

Bagaimana Mencegah Diare Terjadi Pada Si Kecil?

Moms bisa melakukan tindakan preventif untuk mengurangi risiko si Kecil mengalami diare. Beberapa hal yang bisa dilakukan adalah:

- Cegah penyebaran kuman. Sering mencuci tangan si Kecil menggunakan sabun atau sanitizer. Jauhkan si Kecil dari anak lain yang sedang diare.

- Jaga kebersihan makanan yang diasup si Kecil dan juga cara penyiapan yang bersih.

- Hindari penggunaan obat di luar anjuran dokter.

- Berikan ASI eksklusif untuk si Kecil di 6 bulan pertama, bila mungkin lanjut hingga 2 tahun. ASI punya banyak zat yang dapat melindungi si Kecil dari penyakit, termasuk diare.

- Batasi pemberian buah/jus buah, terutama untuk si Kecil yang masih di bawah 1 tahun.

- Pastikan si Kecil mendapat vaksin Rotavirus untuk perlindungan dari diare akibat Rotavirus. Kementerian Kesehatan RI memberikan vaksin Rotavirus secara gratis di seluruh Indonesia dengan pemberian sebanyak 3 kali dosis (usia 6-8 minggu, 10-12 minggu, dan 14-16 minggu). 

Yuk, Moms, selalu lakukan dan berikan yang terbaik pada si Kecil saat diare datang sehingga kesehatannya dapat cepat pulih dan ceria lagi.

0 comments
Newest
Newest
Oldest

PODCAST

Kami menggunakan cookies untuk meningkatkan pengalaman Anda pada situs web kami, mempersonalisasi konten dan iklan, serta menganalisis lalu lintas kami. Kami juga membagikan informasi tentang penggunaan Anda atas situs web kami dengan mitra periklanan dan analitik kami, yang dapat menggabungkannya dengan informasi lain yang telah Anda berikan kepada mereka atau yang telah mereka kumpulkan dari penggunaan Anda atas layanan mereka. Silakan klik Accept All Cookies jika Anda setuju dengan penggunaan semua cookies kami. Silakan klik Cookies Setting untuk menyesuaikan pengaturan cookies Anda di situs web kami. Anda dapat mengelola pengaturan cookie dengan mengeklik tautan Kebijakan Privasi di footer.
Pengaturan Cookies: