| 11 May 2025
-Di tengah meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap isu lingkungan, pengelolaan sampah rumah tangga menjadi tantangan yang tidak bisa diabaikan. Berdasarkan data Kementerian Ligkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup, pengelolaan sampah baru mencapai 25 persen atau sekitar 36.684 ton perhari, sementara 75 persen sampah lainnya atau sekitar 105.483 ton per hari belum dikelola secara maksimal. Sehingga sistem pengelolaan sampah perlu keterlibatan langsung dari berbagai pemangku kepentingan, mulai dari produsen, pemerintah, hingga masyarakat sebagai konsumen.
Melihat hal tersebut, Kao Indonesia malalui brand Merries menghadirkan program Merries Senyumkan Lingkungan (MSL) dengan pendekatan inovatif yang tidak hanya berfokus pada pengurangan sampah, tetapi juga pemberdayaan masyarakat melalui ekonomi sirkular dan edukasi lingkungan.
Sejak diinisiasi pada 2019, program ini terus berkembang melalui edukasi kepada masyarakat tentang pengelolaan popok bekas pakai menjadi produk nilai guna. Mulai dari pemanfaatan gel popok sebagai media tanam, pengolahan kemasan menjadi produk bernilai guna, hingga kini menghadirkan terobosan baru melalui teknologi pirolisis untuk mengubah popok bekas menjadi bahan bakar alternatif.

Baca juga: Yuk Kurangi Pencemaran Lingkungan Dengan Mengetahui Cara Mendaur Ulang Popok Sekali Pakai
RECOMMENDATION
PODCAST