facebook

LOVE YOUR BODY

ticket

Menstruasi Sering Telat? Yuk Ketahui Kapan Kamu Perlu Waspada!

Menstruasi terlambat yang terjadi sesekali biasanya masih dianggap normal, tapi berapa batas waktu kita harus lebih waspada?

Girls, apakah menstruasimu sering terlambat? Kondisi ini disebut oligomenorea, yaitu ketika siklus menstruasi datang lebih dari 35 hari atau hanya terjadi sekitar 4–9 kali dalam setahun. Padahal, umumnya siklus menstruasi berlangsung setiap 21–35 hari sekali.

Oligomenorea cukup sering terjadi pada remaja terutama dalam 2–3 tahun pertama setelah menstruasi pertama (menarche). Hal ini terjadi karena sistem hormon reproduksi masih dalam tahap penyesuaian sehingga ovulasi belum berlangsung secara teratur.

Akibatnya, siklus menstruasi bisa lebih panjang dari biasanya, bahkan mencapai 40 hingga 45 hari. Selama kondisi ini tidak terjadi terus-menerus dan tidak disertai keluhan berat, umumnya masih dianggap normal.

Penyebab Menstruasi Sering Terlambat

2419de513310c8af43d64c20beecb332.webp

Penyebab utama oligomenorea atau menstruasi terlambat adalah gangguan hormon. Pada remaja perubahan hormon ini bisa terjadi saat awal menstruasi. Namun, ada beberapa faktor lain yang dapat menyebabkan oligomenorea, antara lain:

1. Berat Badan Tidak Ideal

Jaringan lemak tubuh berperan aktif sebagai organ endokrin yang berkerja dalam menghasilkan hormon. Obesitas maupun berat badan terlalu rendah dapat mengganggu keseimbangan hormon dalam tubuh yang dapat membuat menstruasi terlambat.

2. Stres Berlebihan

Stres berlebih dapat memengaruhi kerja hormon. Proses hormon yang berubah membuat ovulasi terganggu, sehingga menyebabkan menstruasi terlambat.

3. Kurang Istirahat

Tidur di malam hari adalah waktu utama tubuh mengatur, memproduksi, dan menyeimbangkan berbagai hormon yang esensial untuk kesehatan fisik dan mental. Kurang tidur dapat memengaruhi kestabilan hormon dan berdampak pada siklus menstruasi.

4. Sindrom Ovarium Polikistik (PCOS)

PCOS merupakan salah satu penyebab paling umum menstruasi tidak teratur. Kondisi ini terjadi karena gangguan hormon yang memengaruhi proses ovulasi.

5. Gangguan Tiroid

Hormon tiroid berinteraksi langsung dengan hormon reproduksi, seperti estrogen dan progesteron. Kelenjar tiroid yang terlalu aktif atau kurang aktif dapat memengaruhi hormon reproduksi. Ketidakseimbangan hormon tiroid dapat mengganggu sistem reproduksi dan menyebabkan menstruasi terlambat. 

Gejala Oligomenorea yang Perlu Diwaspadai

Bagaimana siklus menstruasimu beberapa bulan terakhir?

Sesuai

Terlambat

Lebih lama

0 comments
Newest
Newest
Oldest

PODCAST

Kami menggunakan cookies untuk meningkatkan pengalaman Anda pada situs web kami, mempersonalisasi konten dan iklan, serta menganalisis lalu lintas kami. Kami juga membagikan informasi tentang penggunaan Anda atas situs web kami dengan mitra periklanan dan analitik kami, yang dapat menggabungkannya dengan informasi lain yang telah Anda berikan kepada mereka atau yang telah mereka kumpulkan dari penggunaan Anda atas layanan mereka. Silakan klik Accept All Cookies jika Anda setuju dengan penggunaan semua cookies kami. Silakan klik Cookies Setting untuk menyesuaikan pengaturan cookies Anda di situs web kami. Anda dapat mengelola pengaturan cookie dengan mengeklik tautan Kebijakan Privasi di footer.
Pengaturan Cookies: