LOVE YOUR BODY

ticket

Mengenal Heavy Menstrual Bleeding dan Tanda Menstruasi Berlebihan yang Perlu Diketahui

Heavy menstrual bleeding (HMB) bisa berdampak pada kesehatan, mulai dari kekurangan zat besi hingga anemia. Kenali tanda dan efeknya agar kondisi ini tidak dianggap sebagai menstruasi biasa.

Menstruasi merupakan proses luruhnya lapisan dinding rahim yang disertai keluarnya darah melalui  vagina. Namun, jika  darah menstruasi keluar dalam jumlah yang jauh lebih banyak dari biasanya, kondisi tersebut perlu diperhatikan. Kondisi ini dikenal sebagai heavy menstrual bleeding (HMB), yaitu perdarahan menstruasi yang berlebihan. 

Rata-rata volume darah menstruasi sekitar 30–40 ml per siklus. Secara objektif, kehilangan darah lebih dari 80 ml per siklus dapat dikategorikan sebagai heavy menstrual bleeding. Namun, karena volume darah menstruasi sulit diukur secara langsung, HMB juga dapat dikenali melalui pola perdarahan dan dampaknya terhadap aktivitas sehari-hari.

Salah satu tanda yang dapat diperhatikan adalah seberapa sering kamu perlu mennganti pembalut karena sudah penuh. Jika pembalut cepat penuh hingga perlu diganti setiap 1–2 jam, terutama jika terjadi berulang atau berlangsung selama beberapa jam, kondisi tersebut dapat menjadi salah satu tanda perdarahan menstruasi yang berlebihan.

Pada HMB, kehilangan darah yang terjadi berulang dapat memengaruhi kadar zat besi, sel darah merah dalam tubuh yang memengaruhi kondisi fisik sehingga berdampak pada aktivitas sehari-hari. Lantas, apa saja komplikasi yang terjadi saat kita mengalami perdarahan menstruasi berlebih?

1. Kekurangan Zat Besi hingga Anemia

Salah satu komplikasi HMB yang perlu diperhatikan adalah kekurangan zat besi yang jika berlangsung terus dapat berkembang menjadi anemia defisiensi besi. Tubuh membutuhkan zat besi untuk memproduksi hemoglobin, yaitu protein dalam sel darah merah yang berfungsi membawa oksigen ke seluruh tubuh.

Ketika tubuh kehilangan banyak darah secara berulang, seperti pada HMB, cadangan zat besi juga dapat ikut berkurang. Pada tahap awal, cadangan zat besi dapat menurun meski seseorang belum mengalami anemia. Jika kehilangan darah terus berlangsung dan kebutuhan zat besi tidak terpenuhi, kondisi ini dapat berkembang menjadi anemia defisiensi besi.

Menurut Mayo Clinic, heavy menstrual bleeding dapat menyebabkan anemia akibat kehilangan darah. Kondisi anemia tersebut dapat menimbulkan keluhan seperti mudah lelah dan sakit kepala. Karena itu, menstruasi yang sangat deras dan terjadi berulang sebaiknya tidak dianggap sebagai hal yang biasa.

Untuk mengetahui apakah HMB telah menyebabkan kekurangan zat besi atau anemia, dokter dapat melakukan pemeriksaan darah, seperti pemeriksaan hemoglobin dan status zat besi.

2. Tubuh Lebih Mudah Lelah, Lemas atau Pusing

Kehilangan darah dalam jumlah banyak dapat membuat tubuh terasa lebih cepat lelah, lemas, dan pusing. Jika anemia sudah cukup berat, keluhan seperti sesak napas juga dapat muncul. 

The Royal Australian and New Zealand College of Obstetricians and Gynaecologists (RANZCOG) mencatat bahwa heavy menstrual bleeding dapat menyebabkan seseorang lebih mudah merasa lelah, lemah, atau pusing.

3. Dapat Menjadi Tanda Kondisi Kesehatan Tertentu

28a46580d37595cd28cbd3e0cda26bbc.webp

Apakah kamu menemukan ciri-ciri komplikasi HMB pada dirimu?

Iya

Tidak

0 comments
Newest
Newest
Oldest

PODCAST

Kami menggunakan cookies untuk meningkatkan pengalaman Anda pada situs web kami, mempersonalisasi konten dan iklan, serta menganalisis lalu lintas kami. Kami juga membagikan informasi tentang penggunaan Anda atas situs web kami dengan mitra periklanan dan analitik kami, yang dapat menggabungkannya dengan informasi lain yang telah Anda berikan kepada mereka atau yang telah mereka kumpulkan dari penggunaan Anda atas layanan mereka. Silakan klik Accept All Cookies jika Anda setuju dengan penggunaan semua cookies kami. Silakan klik Cookies Setting untuk menyesuaikan pengaturan cookies Anda di situs web kami. Anda dapat mengelola pengaturan cookie dengan mengeklik tautan Kebijakan Privasi di footer.
Pengaturan Cookies: