Dengan Kirei Lifestyle Innovation,
Upgrade Dirimu Jadi Lebih Baik Inside Out
Dengan
Kirei Lifestyle Innovation
Upgrade Dirimu
Jadi Lebih Baik
Inside Out

LOVE OTHERS

Mengapa Diet Bisa Memengaruhi Siklus Menstruasi?

Girls, siklus menstruasi yang tidak teratur memang bisa disebabkan oleh banyak faktor. Tapi sudah tahu, belum, kalau diet juga bisa mempengaruhi siklus menstruasi?

Menjaga berat badan supaya tetap ideal memang baik untuk kesehatan. Namun, Girls, kamu juga perlu memperhatikan kebutuhan nutrisi dalam tubuh. Karena, diet ekstrem bisa berdampak pada perubahan asupan nutrisi yang akan berpengaruh pada siklus menstruasimu, lho.

Mengutip dari Everyday Health, berat badan yang turun atau naik drastis bisa berdampak pada siklus menstruasi. Hal ini disebabkan oleh kadar hormon yang berubah karena perubahan berat badan drastis, termasuk ketika kamu melakukan diet ekstrem. Lalu apa hubungan antara diet dan hormon?

Hubungan Antara Diet dan Hormon

Setiap bulan tubuh wanita akan mengalami peningkatan hormon estrogen. Hal ini membuat ovarium berkembang, lalu melepaskan sel telur (ovulasi) dan membuat lapisan rahim mulai menebal.

Fase selanjutnya, hormon progesteron membantu rahim untuk mempersiapkan implantasi embrio yang sedang berkembang. Di sini sel telur bergerak menyusuri saluran tuba, jika rahim tidak dibuahi, tingkat estrogen dan progesteron turun, dan lapisan rahim akan luruh atau yang biasa disebut menstruasi.

Saat terjadi perubahan berat badan ekstrem, hormon bekerja tidak seperti biasanya. Kadar hormon dipengaruhi oleh berat badan dan jumlah lemak di dalam tubuh. Bila jumlah lemak tubuh sedikit, kadar estrogen yang dihasilkan tak cukup untuk membangun dinding rahim, yang nantinya meluruh sebagai darah menstruasi. 

Mengutip dari Very Well Health, wanita membutuhkan setidaknya 22% lemak tubuh serta memiliki batas Body Mass Index (BMI) 18,5 untuk mengalami menstruasi secara teratur. Semakin drastis penurunan berat badanmu, semakin besar pula kemungkinan menstruasimu tidak teratur atau tidak sama sekali yang dikenal sebagai amenorrhea.

Mengapa Diet juga Bisa Menyebabkan Anemia?

Seiring waktu, diet ekstrem yang kamu lakukan dapat menyebabkan masalah kesehatan yang serius, seperti anemia. Kondisi anemia bisa terbawa hingga masa kehamilan kelak dan menyebabkan bayi yang lahir juga menderita anemia dan meningkatkan risiko stunting

Mengapa diet ekstrem membuat kamu lebih berisiko mengalami anemia? Mengutip dari Healthline, mengurangi kalori akan membuat kamu kekurangan zat besi, folat, dan vitamin B12. 

Mengurangi asupan makanan sumber zat besi seperti daging, ikan, hati, kerang secara signifikan tentu berkaitan juga dengan penurunan hemoglobin, hematokrit, dan sel darah merah. Hal ini dapat menyebabkan anemia dan kelelahan ekstrim.

Tips Diet Sehat Selama Menstruasi

Meski sedang diet, penting untuk kamu memperhatikan gizi dan nutrisi dalam tubuh. Kekurangan gizi dan nutrisi dapat menyebabkan siklus menstruasi terhenti dan juga menyebabkan anemia. Sebaiknya, kamu melakukan penurunan berat badan secara sehat dengan cara berikut ini.

  • Pastikan kamu makan makanan bergizi seimbang, tinggi serat, rendah lemak dan rendah kalori. 

  • Untuk menghindari anemia pastikan kamu makan banyak makanan kaya zat besi seperti daging merah, unggas, kacang-kacangan, dan sayuran hijau. Jika perlu, pertimbangkan untuk mengonsumsi suplemen zat besi.

  • Usahakan mengonsumsi sayur-mayur, minimal setengah piring setiap makan, karena sayur padat nutrisi namun rendah kalori.

  • Mengurangi makanan yang mengandung karbohidrat sederhana (nasi, tepung terigu, pasta, dan sebagainya). Kamu dapat menggantinya dengan jagung/ubi/singkong yang kaya akan serat.

  • Membatasi konsumsi makanan yang digoreng, makanan tinggi garam, serta minuman manis.

  • Pilih makanan yang diolah dengan cara direbus/dikukus/dipanggang/ditumis. Hal ini bertujuan agar jumlah minyak yang masuk ke dalam tubuh berkurang.

  • Hindari ngemil di antara waktu makan. Jika tidak, pilih potongan buah atau minum air mineral bila lapar di antara waktu makan.

  • Lakukan olahraga secara rutin 3x dalam seminggu, setiap sesi olahraga 30 - 60 menit. Jika tidak ada waktu, jalan kaki 30-45 menit sehari bisa kamu lakukan.

  • Jangan lupa untuk tidur 7-9 jam sehari. Karena pembakaran lemak juga terjadi saat tidur

Pastikan diet yang kamu lakukan tetap memperhatikan kecukupan nutrisi agar siklus menstruasimu tidak terganggu, ya, Girls. Mengutip dari National Health Service UK, siklus menstruasi masih terbilang normal jika periode menstruasi wanita berada di rentang 23-35 hari. 

Periode ini berlangsung sekitar 2 hingga 7 hari, dan wanita kehilangan sekitar 20 hingga 90 ml (sekitar 1 hingga 5 sendok makan) darah dalam satu periode. Oleh karena itu, kamu diwajibkan untuk mengganti pembalut sebanyak 3-5 kali dalam sehari agar area kewanitaanmu terbebas dari bakteri dan jamur penyebab gatal dan bau.

Agar terhindar dari gatal dan bau, penting untuk kamu jeli memilih produk pembalut. Laurier Natural Clean, pembalut antibakterial dengan 3 antibac protection: kandungan daun sirih yang usir bau, ekstrak daun sage yang dikenal sebagai anti jamur, dan antibac agent yang lawan bakteri. Area kewanitaan pun  tetap bersih dan terbebas dari bau. Yuk, cari tahu lebih jauh tentang Laurier Natural Clean di sini.

0 comments
Newest
Newest
Oldest

PODCAST

Kami menggunakan cookies untuk meningkatkan pengalaman Anda pada situs web kami, mempersonalisasi konten dan iklan, serta menganalisis lalu lintas kami. Kami juga membagikan informasi tentang penggunaan Anda atas situs web kami dengan mitra periklanan dan analitik kami, yang dapat menggabungkannya dengan informasi lain yang telah Anda berikan kepada mereka atau yang telah mereka kumpulkan dari penggunaan Anda atas layanan mereka. Silakan klik Accept All Cookies jika Anda setuju dengan penggunaan semua cookies kami. Silakan klik Cookies Setting untuk menyesuaikan pengaturan cookies Anda di situs web kami. Anda dapat mengelola pengaturan cookie dengan mengeklik tautan Kebijakan Privasi di footer.
Pengaturan Cookies: