LOVE OTHERS
LOVE OTHERS | 25 June 2026

Baju putih menjadi salah satu item fashion yang kemungkinan besar dimiliki setiap orang. Mulai dari seragam sekolah, kemeja kerja, pakaian wanita untuk acara formal, hingga kaus sehari-hari, warna putih selalu menjadi pilihan karena mudah dipadukan dan memberikan kesan bersih serta rapi.
Sayangnya, pakaian putih juga lebih rentan mengalami perubahan warna dibandingkan warna lainnya, salah satunya adalah munculnya noda kuning yang membuat pakaian terlihat kusam dan kurang terawat. Akibat kebiasaan sehari-hari yang sering tidak disadari.
Agar pakaian putih tetap bersih dan awet, yuk pahami penyebab munculnya noda kuning serta cara mencegahnya sejak dini!

1. Efek Keringat dan Sebum
Area ketiak, kerah, dan punggung baju putih bisa berubah menjadi kuning, penyebabnya adalah kombinasi antara keringat dan minyak alami yang diproduksi tubuh.
Ketika keringat bercampur dengan minyak tubuh lalu menempel dalam waktu lama pada serat kain lama kelamaan akan menimbulkan noda kuning. Jika tidak segera dicuci dengan benar, noda tersebut akan semakin sulit dihilangkan.
Baca juga: Baju Cepat Bersih Tanpa Rendam Lama, Memang Bisa?
2. Efek Semprotan Parfum & Deodoran
Kebanyakan orang terbiasa menyemprotkan parfum langsung ke pakaian. Padahal, beberapa kandungan dalam parfum misalnya vanilin dan alkohol dapat meninggalkan residu pada serat kain, terutama pada pakaian berwarna putih. Seiring waktu, residu tersebut dapat mengalami oksidasi akibat paparan udara dan sinar matahari sehingga memicu munculnya bercak kekuningan yang sulit dihilangkan.
Selain itu, kandungan aluminium dalam beberapa jenis deodoran juga dapat bereaksi dengan keringat sehingga meninggalkan noda pada pakaian. Jika dibiarkan berulang kali, noda akan semakin menumpuk dan mengubah warna kain yang sulit dihilangkan.

Kualitas air di rumah
efek deodoran
efek parfum
keringat
RECOMMENDATION
PODCAST