Dengan Kirei Lifestyle Innovation,
Upgrade Dirimu Jadi Lebih Baik Inside Out
Dengan
Kirei Lifestyle Innovation
Upgrade Dirimu
Jadi Lebih Baik
Inside Out

LOVE YOUR BODY

Kenali Perbedaan Nyeri Menstruasi dan Endometriosis

Gejala endometriosis terkadang sulit terdeteksi karena memiliki rasa nyeri serupa dengan nyeri PMS. Lantas bagaimana mengenalinya?

Rasa nyeri di sekitar pinggang sering diartikan sebagai pertanda bakal datangnya menstruasi (PMS). Namun ternyata, tanda ini juga bisa jadi salah satu tanda endometriosis. Apa itu endometriosis dan bagaimana mengenali gejala lainnya?

Fakta Endometriosis

Sebelum membahas endometriosis, pertama kita perlu mengenal endometrium, yaitu jaringan yang melapisi bagian dalam rahim. Nah, endometriosis adalah jaringan menyerupai endometrium yang tumbuh di luar rahim. Endometriosis juga sering dikenal sebagai kista coklat.

Menurut WHO, endometriosis dialami sekitar 10% atau 190 juta perempuan usia produktif 15-44 tahun secara global. Endometriosis dapat tumbuh di bagian tubuh mana saja, di ovarium atau indung telur, tuba falopi, vagina, hingga kandung kemih dan saluran pencernaan.

Perempuan dengan endometriosis seringkali mengalami nyeri di bagian bawah perut (pelvis) persis seperti saat menstruasi. Karenanya, penderita endometriosis sering mengira kalau nyeri tersebut adalah nyeri menjelang menstruasi (PMS) atas nyeri di saat menstruasi. 

Bagaimana Membedakan Endometriosis dan Nyeri Menstruasi?

Mengutip dari Detik Health, menurut Prof. Dr. dr. Budi Wiweko, SpOG (K), MPH, pendiri Smart IVF dan wakil direktur Indonesia Medical Education and Research Institute (IMERI) Universitas Indonesia, gejala utama yang membedakan nyeri endometriosis dengan nyeri normal saat menstruasi adalah durasi dan rasa sakit yang dirasakan.

Nyeri yang ditimbulkan oleh endometriosis umumnya bisa terjadi sebelum hingga siklus akhir menstruasi. Selain itu, nyeri yang pada endometriosis seringkali mengganggu aktivitas sehari-hari. Sementara nyeri haid umumnya tidak akan mengganggu aktivitas sehari-hari. 

Selain durasi dan rasa nyeri yang lebih lama dan lebih tinggi dari nyeri menstruasi normal, orang dengan endometriosis seringkali mengalami gejala-gejala tambahan berikut ini:

  • Pendarahan ketika menstruasi

  • Kembung atau mual

  • Mudah lelah

  • Depresi atau kecemasan

  • Endometriosis juga berpotensi pada masalah kesuburan atau kesulitan hamil

Meski demikian, gejala endometriosis sangat bervariasi dan sebaiknya tidak melakukan self diagnose. Kalau kamu mengalami satu atau beberapa gejala di atas, cobalah untuk konsultasi dengan dokter.

Mengatasi Gejala Endometriosis Agar Tidak Mengganggu Aktivitas

Nyeri dari endometriosis seringkali mengganggu aktivitas. Oleh karena kamu dapat meringankan gejalanya. Beberapa di antaranya adalah:

Pemberian obat pereda nyeri

Untuk meringankan gejala endometriosis ringan, obat pereda nyeri, termasuk obat anti inflamasi nonsteroid (OAINS), seperti ibuprofen atau paracetamol, dapat dikonsumsi. Terapi pengobatan endometriosis ini bisa dengan mudah kamu dapatkan di apotik terdekat. Supaya lebih aman, kamu bisa konsultasi terlebih dahulu dengan dokter.

Terapi hormon

Terapi hormon bisa digunakan untuk meredakan nyeri akibat endometriosis. Selama menstruasi, kadar hormon di dalam tubuh, termasuk estrogen, menjadi tidak stabil. Kondisi ini menyebabkan endometrium menebal, dan berdarah. Terapi hormon bisa memperlambat pertumbuhan jaringan endometrium. Sejumlah terapi hormon yang bisa digunakan untuk mengobati endometriosis, di antaranya:

- Kontrasepsi Hormonal

Kontrasepsi hormonal, seperti pil KB, koyo KB, dan cincin KB dapat membantu mengontrol hormon yang berperan dalam penumpukan jaringan endometrium. Penggunaan kontrasepsi hormonal menyebabkan beberapa orang mengalami periode menstruasi yang pendek, tetapi lebih teratur. Meski begitu, pengobatan satu ini efektif untuk mengurangi dan menghilangkan rasa nyeri akibat menstruasi.

- Hormon Pelepas Gonadotropin (GnRH)

Hormon pelepas gonadotropin (GnRH) bekerja dengan mengurangi produksi estrogen sehingga mencegah terjadinya menstruasi. Jaringan endometrium pun jadi menyusut. Pemberian GnRH dilakukan ketika terapi pengobatan lain tidak bisa mengatasi rasa sakit akibat endometriosis.

- Terapi Progestin

Terapi progestin memiliki fungsi serupa kontrasepsi hormonal. Namun, terapi pengobatan ini hanya mengandung progestin yang dapat mengurangi rasa nyeri. Terapi progestin biasanya berbentuk pil, suntikan, atau KB spiral. Efek samping terapi perawatan endometriosis ini bisa mengurangi periode menstruasi hingga menghentikan siklus haid.

Operasi

Dengan konsultasi dan pemeriksaan intensif dengan dokter, operasi menjadi pilihan terakhir jika endometriosis sudah sangat mengganggu aktivitas. Ada dua jenis operasi yang biasa dilakukan untuk mengangkat endometriosis yakni laparoskopi dan histerektomi. Laparoskopi adalah operasi yang dilakukan untuk menghancurkan jaringan endometriosis menggunakan laser, sementara histerektomi adalah operasi pengangkatan rahim. 

Selain mengatasi gejala endometriosis agar tidak mengganggu aktivitas, kamu juga perlu memastikan kenyamanan saat menstruasi datang. Endometriosis sangat berpotensi menyebabkan pendarahan berlebihan saat menstruasi. Oleh sebab itu sangat penting untuk menggunakan dan menyimpan persediaan pembalut berukuran panjang untuk mencegah bocor saat kamu sedang beraktivitas maupun saat tidur di malam hari. 

Kamu bisa menggunakan pembalut Laurier Relax Night. Laurier Relax Night bikin kamu Zero Khawatir Bocor karena dilengkapi dengan teknologi serap magnetik, darah terhisap kuat, terkunci cepat dan tidak kembali ke permukaan. Selain itu Laurier Relax Night juga memiliki FIber Dry Tech yang cepat menyerap dan kering maksimal. Struktur bebas celahnya dan sayap pelindung yang membuat pembalut tidak bergeser.Sehingga mampu mencegah bocor saat sedang beraktivitas atau pada posisi tidur apa pun hingga 10 jam. Cari tahu produknya di sini.

Yuk, bebas worry ketika menstruasi lagi deras-derasnya dan hadapi hari-hari kamu dengan nyaman. 

Jika kamu memiliki pertanyaan atau keluhan mengenai endometriosis, menstruasi, kesehatan area kewanitaan dan keluhan lainnya, jangan ragu untuk berdiskusi di https://menstruasi.com/ask-drlaurier/ya. Di sini kamu bisa dapat banyak informasi dan bisa langsung berkonsultasi dengan ahlinya.

0 comments
Newest
Newest
Oldest

PODCAST

Kami menggunakan cookies untuk meningkatkan pengalaman Anda pada situs web kami, mempersonalisasi konten dan iklan, serta menganalisis lalu lintas kami. Kami juga membagikan informasi tentang penggunaan Anda atas situs web kami dengan mitra periklanan dan analitik kami, yang dapat menggabungkannya dengan informasi lain yang telah Anda berikan kepada mereka atau yang telah mereka kumpulkan dari penggunaan Anda atas layanan mereka. Silakan klik Accept All Cookies jika Anda setuju dengan penggunaan semua cookies kami. Silakan klik Cookies Setting untuk menyesuaikan pengaturan cookies Anda di situs web kami. Anda dapat mengelola pengaturan cookie dengan mengeklik tautan Kebijakan Privasi di footer.
Pengaturan Cookies: