LOVE OTHERS
LOVE OTHERS | 7 August 2026

Pernah tidak, Moms, Si Kecil tiba-tiba menangis keras hanya karena warna sendoknya berbeda atau berguling di lantai saat keinginannya tidak dituruti?
Di usia sekitar 2 tahun, anak mungkin mulai sering melempar barang, menggigit, menendang, atau menangis keras saat keinginannya tidak dituruti. Perilaku ini tentu dapat menguji kesabaran Moms. Namun, jangan khawatir, karena kondisi tersebut merupakan bagian normal dari tumbuh kembang anak. Kondisi ini sering di sebut dengan fase teribble two.
Terrible two adalah fase ketika Si Kecil mulai menyadari bahwa dirinya adalah individu yang mandiri. Mereka ingin melakukan banyak hal sendiri, tetapi kemampuan berkomunikasi dan mengendalikan emosi masih terbatas. Akibatnya, anak lebih mudah frustrasi dan meluapkannya.

Fase ini tidak selalu dimulai tepat saat anak berusia dua tahun. Menurut situs kesehatan Healthline, terrible two umumnya muncul pada usia 18–30 bulan dan dapat berlanjut hingga usia 3 tahun.
Baca juga: Perlukah Anak 1 Tahun Minum Suplemen Setiap Hari? Ini Faktanya!
Moms dapat mengenali fase terrible two melalui beberapa karakteristik perilaku yang umum terjadi. Pemahaman tentang ciri-ciri ini membantu Moms merespons dengan lebih efektif dan tidak panik.
Tantrum
Si Kecil mudah menangis, berteriak, atau mengamuk karena frustrasi, keinginan tidak terpenuhi, atau kelelahan.
Perubahan suasana hati yang cepat
Si Kecil dapat beralih dari bahagia menjadi marah, lalu kembali ceria dalam waktu singkat. Hal ini menunjukkan ketidakstabilan emosi yang masih berkembang.
Penolakan
Sering mengucapkan kata “tidak” dan menentang instruksi. Si Kecil ingin melakukan banyak hal sendiri dan menolak bantuan orang dewasa.
Egosentris
Sulit memahami sudut pandang atau perasaan orang lain. Si Kecil cenderung berfokus pada keinginan dan kebutuhannya sendiri.
Menguji batasan
Si Kecil sering menguji aturan yang ditetapkan dan mencoba batas-batas kemampuan fisiknya yang baru ditemukan. Ini adalah cara mereka memahami dunia dan posisi mereka di dalamnya.
Baca juga: 6 Langkah Mengatasi Ruam Popok agar Bayi Kembali Nyaman
Ya
Belum
RECOMMENDATION
PODCAST