Dengan Kirei Lifestyle Innovation,
Upgrade Dirimu Jadi Lebih Baik Inside Out
Dengan
Kirei Lifestyle Innovation
Upgrade Dirimu
Jadi Lebih Baik
Inside Out

LOVE YOUR MIND

Keep Calm and Stay Wise Moms! Yuk Tangani Tantrum Anak Dengan 5 Trik Cerdas Ini

Sama seperti orang dewasa, Si Kecil pun punya keinginan yang harus disampaikan. Namun sayang, karena kemampuan komunikasinya yang masih terbatas...

Sama seperti orang dewasa, Si Kecil pun punya keinginan yang harus disampaikan. Namun sayang, karena kemampuan komunikasinya yang masih terbatas, terkadang keinginan tersebut tidak tersampaikan dengan baik. 

Kondisi ini tidak jarang membuat Si Kecil merasa frustasi, hingga melampiaskan rasa kesalnya tersebut dengan marah-marah, melemparkan sesuatu, menangis, hingga menjerit histeris. Ledakan emosi tersebut dikenal dengan istilah tantrum. 

Apa itu Tantrum

Dikutip dalam Cleveland Clinic, tantrum merupakan luapan emosi anak secara berlebih, yang ditunjukkan dengan cara menangis histeris, berteriak, menjerit-jerit, memukul, melemparkan benda, menjambak rambut, hingga berguling-guling di lantai.

Tantrum atau yang dikenal dengan istilah temper tantrum, umumnya terjadi pada anak di bawah usia 5 tahun. Namun jangan khawatir Moms, ini merupakan kondisi normal dan merupakan bagian dari tahap tumbuh kembang anak. 

Meskipun begitu, ada beberapa tanda tantrum yang sudah melebihi batas. Kondisi ini ditandai dengan:

  • Tantrum dalam waktu lebih dari 25  menit tanpa henti.

  • Marah sampai melukai diri sendiri.

  • Frekuensi tantrum yang terlalu sering.

  • Saat tantrum, Si Kecil kerap melakukan kontak fisik dengan orang lain.

Tanda-tanda di atas harus diwaspadai karena bisa jadi risiko gangguan emosional. Maka dari itu, jika tantrum Si Kecil sudah dirasa sangat berlebihan, sebaiknya segera konsultasi dengan dokter.

Penyebab Tantrum 

Tantrum bisa disebabkan karena banyak faktor, diantaranya: 

  • Kelelahan

  • Rasa Lapar

  • Si Kecil ingin mendapat perhatian. 

  • Overstimulation yang membuat Si Kecil merasa tidak nyaman. 

  • Frustasi karena merasa tidak dipahami, atau tidak mampu melakukan sesuatu.

Untuk tantrum normal, kebiasaan ini akan mulai berkurang saat Si Kecil sudah bisa bicara dan mampu mengungkapkan keinginannya. Selain itu, makin bertambahnya usia, Si Kecil pun akan mampu mengendalikan emosinya dengan baik.

Cara Mengatasi Tantrum 

Tantrum merupakan kondisi normal, bukan sikap perlawanan sehingga Moms bisa meresponnya dengan cara negatif. Ini hanya kesalahpahaman yang harus disikapi dengan cara positif. Berikut beberapa trik mengatasi tantrum pada Si Kecil.

Tetap Tenang

Kunci utama dalam menangani tantrum pada anak adalah tetap tenang dan kendalikan emosi. Jangan merespons tantrum dengan cubitan, pukulan, atau teriakan karena kebiasaan ini malah menimbulkan dampak yang lebih buruk. 

Saat Si Kecil tantrum, tarik nafas dalam-dalam dan lihat sekeliling. Segera jauhkan benda-benda mudah pecah, dan berpotensi membahayakan Si Kecil, seperti benda tajam (pisau, garpu, dan lainnya) perlengkapan dari kaca dan lainnya. 

Memeluk Si Kecil

Dikutip dari Exchange Family Center (2/4 ), pelukan merupakan salah satu cara yang bisa Moms lakukan untuk mengendalikan tantrum, sekaligus membantu Si Kecil agar bisa mengelola emosinya dengan lebih baik. 

Pelukannya sendiri bukan pelukan hangat biasa (seperti ketika akan menidurkan), melainkan pelukan yang penuh dengan ketegasan (agak kencang sehingga Si Kecil cukup sulit bergerak) sehingga Si Kecil tahu Moms tidak setuju dengan tingkahnya. 

Abaikan Dulu

Jika dengan pelukan Si Kecil malah semakin histeris, Moms bisa melepas pelukan tersebut secara perlahan dengan harapan Si Kecil tenang. Namun jika masih belum tenang, Moms bisa mencoba trik dengan mengabaikannya.

Menurut Diane Ryals, edukator keluarga di University of Illinois, tantrum bisa jadi masalah besar jika Moms terlalu cepat menyerah dan menuruti semua keinginan Si Kecil. Kebiasaan ini akan membuat Si Kecil terus menggunakan tantrum sebagai cara untuk menyampaikan semua keinginannya. 

Sebaliknya, dengan membiarkannya (diabaikan), Si Kecil akan tahu jika keinginannya tidak akan terpenuhi apabila dia tetap menangis atau berteriak-teriak histeris.

Alihkan Perhatian Si Kecil

Menurut KEMENKES-RI (04/8), dalam artikel berjudul ‘Cara Tepat Menghadapi Anak Tantrum’, cara lainnya mengatasi tantrum yang bisa Moms coba adalah dengan mengalihkan perhatian Si Kecil. Biasanya anak-anak mudah melupakan, dan mudah tertarik dengan hal yang baru. 

Misalnya, saat Si Kecil tantrum Moms bisa mengajaknya bicara, menawarkannya mainan, atau hal lainnya yang dianggap menarik bagi Si Kecil agar dia merasa mampu mengendalikan situasi.

Tapi ingat, lakukan trik ini dengan sangat hati-hati, tetap tenang dan tetap berikan senyuman.

Tunjukkan Empati

Tunjukkan empati kepada Si Kecil. Jelaskan jika Moms sedih dengan apa yang terjadi pada Si Kecil, namun tidak paham dengan apa yang diinginkannya jika dia terus tantrum seperti itu. Tanyakan juga apa yang diinginkannya. 

Misalnya, “Nak, Moms sedih kalau kamu sedih. Tapi Moms nggak tahu apa yang harus dilakukan kalau kamu terus-terusan  menangis / teriak-teriak  (tantrum). Yuk berhenti dulu nangisnya, terus bilang apa yang kamu inginkan sama Mom .”

Trik ini bukan hanya berguna untuk mengatasi tantrum, tapi juga bisa digunakan untuk mengajarkan Si Kecil agar belajar dan membiasakan diri menyampaikan keinginannya dengan cara yang lebih baik.

Selain itu, Moms perlu mengecek kebutuhannya. Siapa tahu Si Kecil tantrum karena merasa lapar, haus, masih ingin bermain atau tidak nyaman akibat popoknya yang sudah penuh.

Untuk mengatasi hal tersebut, pastikan kebutuhan makan, minum,  waktu bermain Si Kecil terpenuhi dan pastikan juga popok yang dikenakan Si Kecil nyaman  digunakan salah satunya dengan memilih Merries Skin Protection, popok dengan daya serap tinggi hingga 5X pipis.

Merries Skin Protection juga bersirkulasi udara yang baik, lembut, elastis sehingga Si Kecil bisa bergerak nyaman tanpa meninggalkan bekas, menjaga permukaan kulit Si Kecil tetap kering dan mencegah resiko ruam. 

Dengan lapisan antibakteri dari ekstrak daun teh, Merries Skin Protection dapat menjaga kulit Si Kecil tetap higienis, bebas bau dan terlindung sepanjang hari. Buat Moms yang ingin lebih tahu tentang ukuran dan keunggulan lain dari Merries Skin Protection, yuk cek infonya di sini.

0 comments
Newest
Newest
Oldest

PODCAST

Kami menggunakan cookies untuk meningkatkan pengalaman Anda pada situs web kami, mempersonalisasi konten dan iklan, serta menganalisis lalu lintas kami. Kami juga membagikan informasi tentang penggunaan Anda atas situs web kami dengan mitra periklanan dan analitik kami, yang dapat menggabungkannya dengan informasi lain yang telah Anda berikan kepada mereka atau yang telah mereka kumpulkan dari penggunaan Anda atas layanan mereka. Silakan klik Accept All Cookies jika Anda setuju dengan penggunaan semua cookies kami. Silakan klik Cookies Setting untuk menyesuaikan pengaturan cookies Anda di situs web kami. Anda dapat mengelola pengaturan cookie dengan mengeklik tautan Kebijakan Privasi di footer.
Pengaturan Cookies: