LOVE OTHERS

ticket

Kapan Tali Pusat Bayi Baru Lahir Puput? Kenali Ciri dan Cara Merawatnya

Tali pusat memang membutuhkan waktu untuk mengering dan lepas dengan sendirinya. Yuk, cari tahu berapa lama prosesnya dan cara merawat tali pusat yang tepat!

Bagi orang tua baru, tali pusat bayi bisa menjadi salah satu bagian yang membuat khawatir. Selama belum puput, area ini memang perlu dijaga tetap bersih dan kering untuk membantu mencegah iritasi maupun infeksi. 

Kabar baiknya, perawatan tali pusat sebenarnya tidak rumit. Moms hanya perlu mengetahui apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan, termasuk saat memandikan dan mengganti popok Si Kecil.

Bagaimana cara merawatnya dengan benar? Yuk, simak panduannya berikut ini.

Kapan Tali Pusat Akan Lepas? Pahami Prosesnya

Sebelum mengetahui cara perawatannya, baik mengetahui fungsi tali pusat pada Si Kecil. Tali pusat atau yang dikenal dengan tali pusar merupakan saluran vital yang terbentuk selama kehamilan untuk menghubungkan janin yang sedang berkembang dengan plasenta ibu. 

Struktur ini memegang peranan krusial dalam menunjang kehidupan janin di dalam rahim. Fungsi utama dari organ ini dapat dikategorikan menjadi tiga bagian besar selama masa kehamilan:

  • Jalur Nutrisi: Menghubungkan sistem sirkulasi janin dengan plasenta ibu. Melalui jalur ini, nutrisi yang dikonsumsi ibu disalurkan kepada janin untuk pembentukan organ dan jaringan tubuh.

  • Penyalur Oksigen: Janin belum bernapas menggunakan paru-paru di dalam kandungan. Oksigen disalurkan dari darah ibu melalui plasenta dan tali pusat ke dalam tubuh janin, sekaligus membawa faktor pertumbuhan yang penting.

  • Sistem Pembuangan: Berfungsi sebagai jalur ekskresi atau pembuangan. Produk limbah metabolisme dan karbondioksida dari tubuh janin diangkut kembali ke plasenta untuk diproses dan dibuang oleh sistem organ ibu.

Setelah bayi lahir, saluran ini akan dipotong dan menyisakan tunggul (sisa tali pusat) yang memerlukan perawatan khusus hingga terlepas secara alami. Menurut Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), tali pusat umumnya akan lepas dalam waktu sekitar 5–14 hari setelah kelahiran. 

Baca juga: Bau Pipis Menyengat pada Si Kecil, Kapan Moms Harus Waspada?

ec93d51a9e0ce581d5f12900fac73e41.webp

Selama periode ini, tunggul akan berubah warna dari putih kekuningan menjadi cokelat, abu-abu, hingga hitam sebelum akhirnya terlepas dengan sendirinya.

Karena itu, Mom dan Dad tidak perlu menarik tali pusat meskipun sudah terlihat hampir lepas. Biarkan proses tersebut berlangsung secara alami atau puput agar tidak menyebabkan luka atau perdarahan.

Bagaimana Cara Merawat Tali Pusat Bayi yang Tepat?

Perawatan tali pusat bayi sebenarnya cukup sederhana, yaitu menjaga area pusar tetap bersih dan kering hingga tali pusat lepas dengan sendirinya. 

5d93903acace04b7583b1df933fbf016.webp

Mom dan Dad disarankan untuk menggunakan metode dry care atau perawatan kering tanpa perlu mengoleskan alkohol, antiseptik, atau bahan lainnya secara rutin kecuali atas anjuran tenaga kesehatan.

Berikut beberapa langkah perawatan tali pusat yang bisa dilakukan Mom dan Dad di rumah:

  • Jaga Tali Pusat Tetap Kering: 

Berapa lama tali pusat Si Kecil di rumah puput?

5-7 hari

8-11 hari

12-15 hari

Lebih dari 15 hari

0 comments
Newest
Newest
Oldest

PODCAST

Kami menggunakan cookies untuk meningkatkan pengalaman Anda pada situs web kami, mempersonalisasi konten dan iklan, serta menganalisis lalu lintas kami. Kami juga membagikan informasi tentang penggunaan Anda atas situs web kami dengan mitra periklanan dan analitik kami, yang dapat menggabungkannya dengan informasi lain yang telah Anda berikan kepada mereka atau yang telah mereka kumpulkan dari penggunaan Anda atas layanan mereka. Silakan klik Accept All Cookies jika Anda setuju dengan penggunaan semua cookies kami. Silakan klik Cookies Setting untuk menyesuaikan pengaturan cookies Anda di situs web kami. Anda dapat mengelola pengaturan cookie dengan mengeklik tautan Kebijakan Privasi di footer.
Pengaturan Cookies: