LOVE OTHERS
LOVE OTHERS | 14 October 2026

Kapan Tali Pusat Akan Lepas? Pahami Prosesnya
Bagaimana Cara Merawat Tali Pusat Bayi yang Tepat?
Bagi orang tua baru, tali pusat bayi bisa menjadi salah satu bagian yang membuat khawatir. Selama belum puput, area ini memang perlu dijaga tetap bersih dan kering untuk membantu mencegah iritasi maupun infeksi.
Kabar baiknya, perawatan tali pusat sebenarnya tidak rumit. Moms hanya perlu mengetahui apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan, termasuk saat memandikan dan mengganti popok Si Kecil.
Bagaimana cara merawatnya dengan benar? Yuk, simak panduannya berikut ini.
Sebelum mengetahui cara perawatannya, baik mengetahui fungsi tali pusat pada Si Kecil. Tali pusat atau yang dikenal dengan tali pusar merupakan saluran vital yang terbentuk selama kehamilan untuk menghubungkan janin yang sedang berkembang dengan plasenta ibu.
Struktur ini memegang peranan krusial dalam menunjang kehidupan janin di dalam rahim. Fungsi utama dari organ ini dapat dikategorikan menjadi tiga bagian besar selama masa kehamilan:
Jalur Nutrisi: Menghubungkan sistem sirkulasi janin dengan plasenta ibu. Melalui jalur ini, nutrisi yang dikonsumsi ibu disalurkan kepada janin untuk pembentukan organ dan jaringan tubuh.
Penyalur Oksigen: Janin belum bernapas menggunakan paru-paru di dalam kandungan. Oksigen disalurkan dari darah ibu melalui plasenta dan tali pusat ke dalam tubuh janin, sekaligus membawa faktor pertumbuhan yang penting.
Sistem Pembuangan: Berfungsi sebagai jalur ekskresi atau pembuangan. Produk limbah metabolisme dan karbondioksida dari tubuh janin diangkut kembali ke plasenta untuk diproses dan dibuang oleh sistem organ ibu.
Setelah bayi lahir, saluran ini akan dipotong dan menyisakan tunggul (sisa tali pusat) yang memerlukan perawatan khusus hingga terlepas secara alami. Menurut Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), tali pusat umumnya akan lepas dalam waktu sekitar 5–14 hari setelah kelahiran.
Baca juga: Bau Pipis Menyengat pada Si Kecil, Kapan Moms Harus Waspada?

Selama periode ini, tunggul akan berubah warna dari putih kekuningan menjadi cokelat, abu-abu, hingga hitam sebelum akhirnya terlepas dengan sendirinya.
Karena itu, Mom dan Dad tidak perlu menarik tali pusat meskipun sudah terlihat hampir lepas. Biarkan proses tersebut berlangsung secara alami atau puput agar tidak menyebabkan luka atau perdarahan.
Perawatan tali pusat bayi sebenarnya cukup sederhana, yaitu menjaga area pusar tetap bersih dan kering hingga tali pusat lepas dengan sendirinya.

Mom dan Dad disarankan untuk menggunakan metode dry care atau perawatan kering tanpa perlu mengoleskan alkohol, antiseptik, atau bahan lainnya secara rutin kecuali atas anjuran tenaga kesehatan.
Berikut beberapa langkah perawatan tali pusat yang bisa dilakukan Mom dan Dad di rumah:
Jaga Tali Pusat Tetap Kering:
5-7 hari
8-11 hari
12-15 hari
Lebih dari 15 hari
RECOMMENDATION
PODCAST