Jaga Lingkungan dengan Hal Sederhana dalam Keseharian

LOVE OTHERS

Kapan Memperkenalkan Si Kecil Kepada Hewan Peliharaan?

Dengan interaksi yang positif, hewan peliharaan dapat bermanfaat dalam pertumbuhan dan perkembangan si Kecil. Kapan sebaiknya si Kecil diperkenalkan dengan hewan peliharaan?

Dengan interaksi yang positif, hewan peliharaan dapat bermanfaat dalam pertumbuhan dan perkembangan si Kecil. Lalu kapan sebaiknya si Kecil diperkenalkan dengan hewan peliharaan?

Interaksi antara Si Kecil dan berbagai jenis hewan peliharaan sering terlihat mewarnai feed saat scrolling media sosial. Akun Instagram Dayu Hatmanti, misalnya, sering menampilkan tingkah polah sehari-hari anaknya yang masih berusia lima tahun bernama Kinar bersama si Poco, kucing berbulu hitam dan putih yang di-rescue saat si kucing masih bayi. Lucu, menggemaskan dan tidak jarang pula mengharukan. 

Ternyata, hewan peliharaan tidak hanya menjadi teman yang menggemaskan buat si Kecil, lho, Moms. Menurut American Academy of Child and Adolescent Psychiatry, hubungan yang positif antara Si Kecil dengan hewan peliharaan bisa memberikan banyak manfaat, terutama terhadap perkembangan emosi Si Kecil, lebih tepatnya kemampuan sosial emosionalnya.

Manfaat Binatang Peliharaan untuk Perkembangan Si Kecil

Saat si Kecil sedang mengembangkan kemampuan sosial emosionalnya, stimulus-stimulus dari lingkungan sekitar sangat berpengaruh. Interaksi Si Kecil dengan binatang peliharaan mungkin sekilas terlihat sebagai hal kecil yang lucu dan menggemaskan, namun sesungguhnya bisa mengajarkan banyak hal kepada si Kecil.

Inilah manfaat yang bisa didapatkan si Kecil dari memiliki binatang peliharaan:

- Menekan hormon kortisol yang bisa menyebabkan rasa stres

- Membangun rasa percaya terhadap orang lain

- Membangun kemampuan berkomunikasi, baik verbal maupun non verbal

- Mengajarkan rasa kasih sayang dan empati

- Mengajarkan tanggung jawab saat merawatnya

- Mengajarkan kepedulian terhadap keberadaan makhluk hidup lain

Nah, dengan berbagai manfaat yang bisa didapatkan, apakah Moms dan Dad tertarik juga untuk memberikan binatang peliharaan kepada di Kecil seperti Kinar dan Poco? Mom secara aktif dapat berperan dalam memastikan kenyamanan, keamanan dan juga kebahagiaan si Kecil dalam masa tumbuh kembangnya. Sebelum memutuskan, kapan ya usia yang tepat memperkenalkan binatang peliharaan kepada Si Kecil?

Usia yang Tepat Memperkenalkan Binatang Peliharaan Kepada Si Kecil

Jadi kapan Moms and Dads bisa mengenalkan binatang kepada Si Kecil? Menurut American Academy of Pediatrics, keputusan keluarga untuk memelihara binatang peliharaan (seperti kapan dan jenis binatang) sangat bergantung kepada fase perkembangan si anak itu sendiri.  Interaksi ideal antara si Kecil dan binatang peliharaan bisa dibagi menurut kelompok usia anak.

- Usia 0-1 Tahun 

Menurut situs perawatan bayi BabyCentre.co.uk, bayi baru lahir sebaiknya tidak langsung diperkenalkan kepada binatang peliharaan. Pertama, bayi baru lahir masih dalam proses pembentukan sistem kekebalan tubuh sehingga rentan terinfeksi virus dan bakteri.

Kedua, reaksi binatang yang tidak terduga terhadap sosok makhluk yang asing juga patut diwaspadai. Bayi di bawah usia 1 tahun masih belum mampu membedakan binatang sungguhan dari binatang mainan sehingga saat ia memperlakukan binatang dengan cara yang tidak sepatutnya, maka bisa memicu reaksi agresif dari binatang.

Jika sudah ada binatang peliharaan di rumah, hindari menempatkan bayi baru lahir dan binatang peliharaan berinteraksi atau pun berada di ruangan yang sama tanpa pengawasan orang tua.

- Usia 1 - 3 Tahun

Di usia 1 tahun, mobilitas Si Kecil mulai tumbuh, ditandai dengan kemampuannya berdiri dan berjalan. Dengan mulai bergerak, ia pun mulai mengeksplorasi hal-hal baru yang ia temukan di sekitarnya. Perkenalkan si Kecil dengan binatang yang pergerakannya sama lambatnya dengan si Kecil atau yang masih membutuhkan tempat khusus sebagai tempat hidupnya, seperti ikan, misalnya.

Rasa ingin tahu Si Kecil juga mulai terlihat. Meskipun kemampuan bicaranya juga masih sangat terbatas, ajak bicara si Kecil tentang fakta-fakta kecil binatang tersebut, seperti apa makanan kesukaannya, bagaimana cara memberi makan, cara mengajak main yang aman, cara menyentuhnya dan lain sebagainya.

Agar Si Kecil selalu nyaman saat bermain dengan binatang peliharaannya, pastikan ia memakai popok yang berkualitas seperti Merries Premium Pants. Merries Premium Pants telah memenangkan Good Design Award di Jepang karena desain popoknya yang pas di pinggang Si Kecil. Hal ini membuat tidak gampang melorot meskipun Si Kecil aktif bergerak. Karet pinggang yang lembut dan fleksibel membuatnya bisa diregangkan hingga 2,5 kali, sehingga Moms mudah memakaikan popok pada Si Kecil yang aktif. 

Selain itu, Merries Premium Pants juga memiliki sirkulasi udara yang baik, dari bagian pinggang hingga dalam popok sehingga terhindar dari kelembaban. Saat terisi penuh, alarm penanda pipis akan berubah menjadi biru sehingga Moms bisa langsung menggantinya. Klik di sini untuk info lebih lanjut seputar popok Merries Premium Pants.

- Usia 3-5 Tahun

Ini adalah usia yang paling tepat memperkenalkan Si Kecil kepada binatang peliharaan. Kemampuan bahasa dan kognitif anak yang mulai berkembang akan memudahkan orang tua untuk mengajarkan banyak hal seputar pemeliharaan binatang, baik perawatan fisik (makan, minum, kebersihan) maupun nilai-nilai baik (menjaganya dari bahaya dan rasa sakit, mengelusnya dengan kasih sayang).

ASPCA (The American Society for the Prevention of Cruelty to Animals) menyarankan hamster sebagai pilihan peliharaan di usia ini. Hewan ini cenderung tidak berbahaya dan perawatannya juga relatif mudah. Kucing juga bisa menjadi salah satu pilihan, selama karakternya kalem (bukan anak kucing yang sedang dalam fase aktif). Orang tua tetap menjadi perawat utama binatang peliharan, namun bisa mulai membagi tanggung jawab kepada si Kecil seperti sesekali memberi makan atau mengganti air minumnya.

- Usia Di Atas 5 Tahun

Seiring dengan Si Kecil yang mulai berkegiatan di sekolah, Si Kecil mulai mengenal tentang tugas dan tanggung jawab yang harus ia lakukan sehari-hari. Moms dan Dads bisa mulai memberikan tanggung jawab lebih besar kepada Si Kecil untuk perawatan binatang peliharaan, seperti rutin memberi makan, membersihkan kandang dan atau memandikannya.
Meskipun semua jenis binatang peliharaan bisa diperkenalkan di usia ini, namun rata-rata orangtua memilih anjing dan kucing. Karena kemampuan sosial emosional Si Kecil yang sudah mulai terbentuk, tidak jarang ia berhasil membangun ikatan (bonding) unik dengan binatang peliharaan.


Yuk, maksimalkan pertumbuhan dan perkembangan Si Kecil dengan memberikan stimulasi-stimulasi positif sehari-hari, salah satunya dengan berinteraksi secara positif dengan hewan peliharaan yang ada di rumah.

0 comments
Newest
Newest
Oldest

PODCAST

Kami menggunakan cookies untuk meningkatkan pengalaman Anda pada situs web kami, mempersonalisasi konten dan iklan, serta menganalisis lalu lintas kami. Kami juga membagikan informasi tentang penggunaan Anda atas situs web kami dengan mitra periklanan dan analitik kami, yang dapat menggabungkannya dengan informasi lain yang telah Anda berikan kepada mereka atau yang telah mereka kumpulkan dari penggunaan Anda atas layanan mereka. Silakan klik Accept All Cookies jika Anda setuju dengan penggunaan semua cookies kami. Silakan klik Cookies Setting untuk menyesuaikan pengaturan cookies Anda di situs web kami. Anda dapat mengelola pengaturan cookie dengan mengeklik tautan Kebijakan Privasi di footer.
Pengaturan Cookies: