LOVE YOUR BODY
LOVE YOUR BODY | 23 February 2026

Saat menstruasi, tubuh mengalami berbagai perubahan, mulai dari fluktuasi hormon hingga kondisi area vagina yang menjadi lebih lembap karena darah menstruasi. Perubahan ini membuat kulit di area luar (vulva) menjadi lebih sensitif dari biasanya.
Dalam kondisi yang lebih lembap dan tertutup pembalut selama berjam-jam, risiko iritasi pun meningkat. Ketika iritasi terjadi, salah satu gejala yang paling sering muncul adalah rasa gatal.
Artinya, gatal saat menstruasi sering kali bukan masalah utamanya,melainkan sinyal bahwa kulit sedang bereaksi terhadap perubahan yang terjadi selama menstruasi. Sebelum refleks menggaruk, ada baiknya kita pahami dulu kenapa iritasi ini bisa muncul dan bagaimana cara mencegahnya.
Saat menstruasi, tubuh mengalami perubahan hormon yang memengaruhi keseimbangan alami vagina. Secara normal, vagina memiliki pH yang cenderung asam (sekitar 3,8–4,5), dan kondisi asam ini berfungsi sebagai pelindung alami untuk membantu menjaga keseimbangan bakteri baik.
Di saat yang sama, darah menstruasi memiliki pH yang lebih tinggi (lebih mendekati netral), sehingga dapat memengaruhi keseimbangan alami tersebut. Ditambah dengan kondisi yang menjadi lebih lembap, vagina pun terasa lebih sensitif dari biasanya. Kombinasi perubahan hormon, pergeseran pH, dan kelembapan inilah yang meningkatkan risiko iritasi.
Menurut situs kesehatan Healthline, perubahan hormon dan kelembapan selama menstruasi dapat menyebabkan iritasi ringan pada kulit luar vagina (vulva), yang memicu rasa gatal atau tidaknyaman.
Sementara itu, Harvard Health menjelaskan bahwa ketidakseimbangan lingkungan alami vagina, termasuk perubahan pH dan flora bakteri, dapat memicu peradangan atau vaginitis ringan yang menyebabkan rasa tidak nyaman.
Baca juga: Apa Itu Kutil Kelamin? Ketahui Penyebab dan Cara Pencegahannya
Sering kali kita menganggap gatal sebagai sumber masalah. Padahal, gatal hanyalah reaksi tubuh terhadap iritasi yang sedang terjadi. Rasa gatal yang muncul merupakan respons kulit terhadap iritasi yang terjadi.
Selain gatal, iritasi saat menstruasi juga bisa ditandai dengan:
Kemerahan
Perih
Panas
Kulit sensitif
RECOMMENDATION
PODCAST