Dengan Kirei Lifestyle Innovation,
Upgrade Dirimu Jadi Lebih Baik Inside Out
Dengan
Kirei Lifestyle Innovation
Upgrade Dirimu
Jadi Lebih Baik
Inside Out

LOVE OTHERS

Ini Penyebab Pakaian Kusut Setelah Dicuci dan Cara Mengatasinya

Setelah dicuci, pakaian cenderung jadi lecek dan kusut. Pahami penyebab dan cara mencegahnya, yuk!

Mencuci pakaian adalah bagian rutinitas kebersihan yang penting. Proses mencuci pakaian yang teratur menghilangkan bakteri, debu, tungau dan berbagai kotoran penyebab iritasi dan infeksi sehingga pemakainya selalu bersih dan sehat, jauh dari gangguan kesehatan. 

Sayangnya, setelah dicuci, sebagian besar pakaian cenderung menjadi lecek dan kusut. Tergantung jenis bahannya, ada pakaian yang kadar lecek kusutnya ringan, ada juga yang berat. Pakaian pun harus menjalani proses berikutnya yaitu setrika, untuk menghilangkan lecek dan kusut ini.

Memahami proses di balik kenapa pakaian lecek dan kusut setelah dicuci dapat membantu kita mengatasinya dengan lebih mudah. Jadi, apa saja penyebab pakaian menjadi lecek dan kusut setelah dicuci?

1. Perubahan Molekul Pakaian

Saat dicuci, pakaian akan bersentuhan dengan air. Ini menyebabkan ikatan molekul pakaian menjadi lemah dan pecah. Kondisi bisa lebih rentan saat pakaian dicuci dengan air hangat atau air panas.

Pada proses selanjutnya, saat terpapar panas ketika dijemur dan akhirnya menjadi kering, maka ikatan molekul pakaian baru yang lebih kuat terbentuk sehingga tekstur kain pun berubah. Inilah yang terlihat sebagai lecek dan kusut pada permukaan pakaian. 

Baca juga: Pentingnya Mencuci Pakaian Baru Agar Aman Saat Dipakai

2. Sifat Bahan/Kain Tertentu yang Mudah Kusut

Beberapa jenis bahan/kain memiliki sifat yang cenderung lebih mudah kusut dari jenis bahan/pakaian yang lain. Bahan katun dan linen, misalnya, lebih rentan lecek dan kusut dibanding bahan wol dan lycra. Ini disebabkan struktur dari ikatan molekul jenis bahan itu sendiri yang secara alami memang mudah berubah.

3. Terlalu Banyak Cucian dalam Mesin Cuci atau Pengering

Mesin cuci dilengkapi dengan instruksi muatan yang sudah disesuaikan dengan kapasitasnya. Mesin cuci kapasitas 8 kg, misalnya, untuk muatan pakaian kotor maksimal 8 kg pakaian kotor dalam kondisi masih kering.

Muatan cucian yang melebihi kapasitas tidak hanya memperberat kerja mesin cuci, tapi juga membuat pakaian lebih padat di dalam tabung cuci atau tabung pengering. Ini menambah risiko pakaian menjadi lebih rentan lecek dan kusut lagi.

Baca jugaCara Mencuci Pakaian yang Lebih Ramah Lingkungan

4. Tidak Langsung Dijemur 

Pakaian yang dibiarkan lama berada dalam mesin cuci setelah selesai pencucian (baik di tabung cuci atau tabung pengering) juga berisiko menjadi lebih lecek dan kusut. 

Penyebabnya, suhu hangat/panas membuat ikatan molekul baru yang terbentuk pada pakaian menyesuaikan bentuknya dalam tumpukan, gulungan dan lipatan yang tidak teratur. Pakaian pun menjadi lebih lecek dan kusut.

Bagaimana Cara Mengatasinya?

Pakaian yang lecek dan kusut setelah proses pencucian adalah hal yang normal. Tapi tentu saja kita dapat mengurangi level lecek dan kusut ini supaya proses mencuci dan menyetrika menjadi lebih ringan dan mudah. Lakukan cara-cara berikut ini, yuk!


- Mengenali jenis-jenis bahan yang mudah kusut dan tidak sehingga sadar akan risikonya saat mencuci.

- Gunakan air dingin atau sedikit hangat saat mencuci pakaian. Hindari mencuci dengan air panas kalau tidak sangat terpaksa (misalnya ada noda berlebihan).

- Pastikan muatan pakaian saat mencuci dalam mesin cuci sesuai kapasitas maksimal mesin cuci. 

- Langsung jemur atau gantung pakaian yang sudah selesai dicuci dan dikeringkan dibawah panas matahari.

- Pilih detergen yang memiliki formula anti kusut supaya ikatan molekul pakaian yang baru terbentuk lebih halus.

Attack Softener plus Anti Kusut efektif membuat cucian bersih maksimal tanpa harus direndam dan dikucek. Dengan Anti Wrinkle Technology, pakaian auto licin, lembut dan anti kusut. Menyetrika pakaian lebih mudah dan 3x lebih cepat, sehingga lebih hemat waktu dan energi. 

Clen Protect Technology-nya ampuh serap, tarik dan cegah noda kembali, 1,5 x lebih efektif, pakaian pun bersih menyeluruh hingga ke dalam serat kain. Klik di sini untuk informasi lebih lanjut tentang Attack Softener plus Anti Kusut.

Sekarang lebih paham kan mengapa pakaian menjadi lecek dan kusut setelah dicuci? Nggak perlu khawatir karena Moms bisa terapkan tips untuk mengatasinya di atas.

Tags: baju kusut, cara merawat pakaian, setrika baju,
0 comments
Newest
Newest
Oldest

PODCAST

Kami menggunakan cookies untuk meningkatkan pengalaman Anda pada situs web kami, mempersonalisasi konten dan iklan, serta menganalisis lalu lintas kami. Kami juga membagikan informasi tentang penggunaan Anda atas situs web kami dengan mitra periklanan dan analitik kami, yang dapat menggabungkannya dengan informasi lain yang telah Anda berikan kepada mereka atau yang telah mereka kumpulkan dari penggunaan Anda atas layanan mereka. Silakan klik Accept All Cookies jika Anda setuju dengan penggunaan semua cookies kami. Silakan klik Cookies Setting untuk menyesuaikan pengaturan cookies Anda di situs web kami. Anda dapat mengelola pengaturan cookie dengan mengeklik tautan Kebijakan Privasi di footer.
Pengaturan Cookies: