LOVE YOUR BODY
LOVE YOUR BODY | 24 September 2026

Kista Bartholin vs Bisul: Apa Bedanya?
Apa Itu Kelenjar Bartholin dan Apa Fungsinya?
Ada benjolan di vagina tentu bisa membuat khawatir. Apalagi, bentuknya terkadang menyerupai bisul vagina sehingga banyak orang mengira penyebabnya sama. Padahal, benjolan di area kewanitaan dapat berasal dari berbagai kondisi, salah satunya kista Bartholin.
Mengetahui perbedaannya dapat membantu kamu memahami kondisi yang mungkin terjadi dan menghindari tindakan spontan yang berisiko menyebabkan iritasi atau infeksi. Lalu, seperti apa bentuk kista Bartholin dan bagaimana membedakannya dengan bisul?

Kista Bartholin adalah benjolan berisi cairan yang terjadi ketika saluran kelanjar Bartholin tersumbat. Akibatnya, cairan yang diproduksi kelenjar menumpuk dan membentuk kista.
Kista Bartholin biasanya berupa benjolan lunak yang ukurannya dapat berkisar dari sebesar kacang polong hingga lebih besar. Kista yang berukuran kecil kecil sering kali tidak menimbulkan gejala. Namun, jika membesar, kista dapat menyebabkan rasa tidak nyaman saat duduk, berjalan, atau berhubungan seksual.
Bisul merupakan infeksi pada kulit yang biasanya menyebabkan benjolan merah dan terasa nyeri, serta dapat berisi nanah. Bisul umumnya muncul pada area kulit yang memiliki folikel rambut.

Sementara itu, kista Bartholin terjadi ketika saluran kelenjar Bartholin tersumbat sehingga cairan menumpuk dan membentuk benjolan. Kista yang kecil dan tidak terinfeksi biasanya tidak menimbulkan rasa sakit, tetapi kista yang membesar dapat menyebabkan rasa tidak nyaman. Jika terinfeksi dan berkembang menjadi abses, benjolan dapat terasa sangat nyeri. Kista Bartholin biasanya muncul di salah satu sisi dekat lubang vagina.
Lokasi dan rasa nyeri dapat menjadi petunjuk untuk membedakan kista Bartholin dan bisul. Namun, ciri-ciri tersebut tidak cukup untuk memastikan penyebab benjolan. Pemeriksaan oleh dokter diperlukan untuk mendapat diagnosa yang tepat.
Kelenjar Bartholin adalah sepasang kelenjar kecil berbentuk seperti kacang polong yang terletak di kedua sisi bukaan vagina. Kelenjar ini menghasilkan cairan yang membantu menjaga kelembapan dan memberikan pelumasan pada area sekitar bukaan vagina..
RECOMMENDATION
PODCAST