facebook

#MYKIREILIFESTYLE

ticket

Belajar Peka: Ini Tips Membangun Empati ala Gen-Z

Untuk Gen Z yang tumbuh di era digital, bisa dengan cepat mendapat informasi dari manapun, sehingga memudahkan juga untuk beropini, tidak hanya bebas mengeluarkan pendapat, membangun empati juga dibutuhkan agar hidup terasa lebih tenang dan Kirei dari dalam. Yuk, kenali pentingnya empati dan bagaimana cara mempraktikkannya.

Scrolling cepat, komentar instan, opini datang tanpa jeda. Hidup di era digital sering membuat kita bereaksi lebih dulu sebelum benar-benar memahami. Nggak heran kalau pikiran jadi mudah lelah dan hubungan antarindividu pun terasa semakin renggang. Di tengah ritme yang serba cepat ini, empati hadir bukan sebagai basa-basi, tapi sebagai skill penting untuk tetap manusiawi.

Menariknya, sebuah studi pada Gen Z di India menunjukkan bahwa penggunaan media sosial secara positif justru bisa meningkatkan empati dan mendorong tindakan nyata untuk membantu orang lain. Artinya, dunia digital nggak selalu bikin kita makin cuek, kalau digunakan dengan kesadaran.  Dunia digital bisa jadi ruang untuk tumbuh, peduli, dan terhubung lebih dalam.

Apa itu Empati?

Empati adalah kemampuan untuk memahami dan merasakan apa yang orang lain rasakan. Nggak cuma tahu tentang emosi, pikiran, dan pengalaman orang lain,  tapi juga mencoba pahamapa yangmereka rasakan. 

Menurut American Psychological Association (APA), empati membantu kita membangun hubungan sosial yang sehat, mengurangi stres, dan memperkuat rasa koneksi dengan sesama. Ini jadi relevan untuk gen Z yang lekat dengan dunia digital ketika koneksi bisa terasa dekat, tapi juga cepat renggang kalau nggak dijaga secara konsisten.

Dan yang paling penting, empati membantu menjaga mental tetap sehat, karena saat kita peka sama perasaan orang lain, kita juga belajar memahami batas diri sendiri dan memberi ruang untuk menenangkan diri. Menurut Forbes (2025), empati membuat kita lebih resilient dan mindful, karena membantu menjaga keseimbangan antara care ke orang lain dan ke diri sendiri.

Baca juga: 5 Fakta Rumah yang Terasa Kirei Bisa Buat Hidup Lebih Tenang dan Rileks

Cara Membangun Empati Ala Gen Z

Empati nggak muncul begitu saja, tapi tumbuh dari kebiasaan kecil dan bisa dilatih setiap hari dari cara kita mendengar, merespons, sampai memperlakukan orang lain dengan hati. 

Gen Z punya cara unik buat menumbuhkan itu semua di tengah dunia digital yang serba cepat. Dan kabar baiknya, Gen Z sudah memiliki modal awal seperti  awareness yang tinggi dan keberanian untuk terbuka. Bagaimana caranya?

1. Jadi Pendengar yang Baik

Mendengarkan bukan hanya soal menangkap kata, tapi juga memahami makna di baliknya. Dengan hadir sepenuhnya, tanpa menyela, tanpa memberi opini dan tanpa buru-buru memberi solusi, kita memberi ruang bagi orang lain untuk merasa dipahami. Dari sikap sederhana ini, empati tumbuh secara alami dan membuat hubungan terasa lebih dekat.

2. Lihat dari POV Orang Lain

Setiap orang punya cerita, latar, dan luka yang mungkin nggak kelihatan di permukaan. Sebelum menilai, coba tarik napas dan lihat dari sudut pandang mereka. Kadang satu pertanyaan ringan kayak “kamu lagi ngerasain apa?” bisa membuka ruang empati yang lebih besar.

3. Berempati dengan Bijak di Media Sosial

Apa yang kamu lakukan untuk meningkatkan mood?

Pergi berolahraga

Makan makanan favorit

Jalan-jalan ke alam

0 comments
Newest
Newest
Oldest

PODCAST

Kami menggunakan cookies untuk meningkatkan pengalaman Anda pada situs web kami, mempersonalisasi konten dan iklan, serta menganalisis lalu lintas kami. Kami juga membagikan informasi tentang penggunaan Anda atas situs web kami dengan mitra periklanan dan analitik kami, yang dapat menggabungkannya dengan informasi lain yang telah Anda berikan kepada mereka atau yang telah mereka kumpulkan dari penggunaan Anda atas layanan mereka. Silakan klik Accept All Cookies jika Anda setuju dengan penggunaan semua cookies kami. Silakan klik Cookies Setting untuk menyesuaikan pengaturan cookies Anda di situs web kami. Anda dapat mengelola pengaturan cookie dengan mengeklik tautan Kebijakan Privasi di footer.
Pengaturan Cookies: