LOVE OTHERS

ticket

Bau Pipis Menyengat pada Si Kecil, Kapan Moms Harus Waspada?

Bau pipis Si Kecil lebih menyengat dari biasanya? Jangan langsung panik, Moms! Kenali penyebabnya dan tanda-tanda yang perlu Moms waspadai agar tahu kapan saatnya berkonsultasi dengan dokter.

Urine umumnya memiliki bau yang ringan. Namun, saat urine lebih pekat, misalnya ketika Si Kecil mendapatkan cairan lebih sedikit dari biasanya, baunya dapat menjadi lebih kuat. Beberapa hal lain juga dapat memengaruhi bau urine, termasuk makanan tertentu setelah Si Kecil mulai MPASI.

Jadi, satu kali mencium bau pipis menyengat belum tentu berarti Si Kecil sedang sakit. Moms bisa mengamati kondisi Si Kecil secara keseluruhan, termasuk apakah ia tetap aktif, menyusu atau makan dengan baik, dan buang air kecil seperti biasanya.

Meski begitu, bau pipis menyengat juga dapat menjadi salah satu tanda infeksi saluran kemih (ISK), terutama jika disertai gejala lain. Pada bayi, tanda ISK memang bisa lebih sulit dikenali karena Si Kecil belum dapat menyampaikan keluhannya.

American Academy of Pediatrics (AAP) melalui HealthyChildren.org juga menjelaskan bahwa demam tanpa penyebab yang jelas dapat menjadi salah satu tanda ISK pada bayi dan anak.

54d00df9410605a9776569f2481f35a3.webp

Baca juga: 9 Tips Menggendong Bayi Baru Lahir yang Aman dan Nyaman, dari Posisi hingga Gendongan M-Shape

Kapan Bau Pipis Si Kecil Perlu Diwaspadai?

Moms sebaiknya lebih memperhatikan jika bau pipis menyengat pada Si Kecil terjadi terus-menerus dan muncul bersama tanda berikut:

- Demam tanpa penyebab yang jelas. Pada bayi dan anak kecil, demam dapat menjadi salah satu tanda ISK meskipun belum dapat menyampaikan keluhan saat pipis.

- Si Kecil lebih rewel atau tampak tidak nyaman. Perubahan perilaku, terutama jika berlangsung bersamaan dengan perubahan pola pipis, perlu diperhatikan.

- Menyusu atau makan lebih sedikit dari biasanya. Pada bayi, berkurangnya asupan dapat menjadi salah satu tanda ketika sedang tidak enak badan.

- Urine tampak keruh, lebih gelap, atau terdapat darah.

- Frekuensi buang air kecil berubah. Misalnya, Si Kecil pipis jauh lebih sering atau lebih jarang dari biasanya.

- Bau urine sangat kuat dan menetap. Bau urine yang tidak biasa dapat menjadi salah satu petunjuk ISK, tetapi tidak dapat digunakan sendirian untuk memastikan diagnosis.

Jika beberapa tanda tersebut muncul, terutama demam tanpa penyebab yang jelas, sebaiknya konsultasikan kondisi Si Kecil kepada dokter. Pada anak kecil, pemeriksaan urine diperlukan untuk memastikan apakah terdapat ISK.

be9cf03607de1a1f6e121b2476289bc8.webp

Jenis popok apa yang biasa Mom gunakan untuk Si Kecil di rumah?

Model Perekat

Model Celana

0 comments
Newest
Newest
Oldest

PODCAST

Kami menggunakan cookies untuk meningkatkan pengalaman Anda pada situs web kami, mempersonalisasi konten dan iklan, serta menganalisis lalu lintas kami. Kami juga membagikan informasi tentang penggunaan Anda atas situs web kami dengan mitra periklanan dan analitik kami, yang dapat menggabungkannya dengan informasi lain yang telah Anda berikan kepada mereka atau yang telah mereka kumpulkan dari penggunaan Anda atas layanan mereka. Silakan klik Accept All Cookies jika Anda setuju dengan penggunaan semua cookies kami. Silakan klik Cookies Setting untuk menyesuaikan pengaturan cookies Anda di situs web kami. Anda dapat mengelola pengaturan cookie dengan mengeklik tautan Kebijakan Privasi di footer.
Pengaturan Cookies: