LOVE OTHERS

ticket

Baju Stretchy Kok Bisa Melar? Kenali Penyebab dan Cara Merawatnya

Di balik kenyamanan pakaian stretchy, ada serat elastis yang perlu dirawat dengan cara yang tepat. Kenali apa saja yang bisa memengaruhi daya lenturnya.

Pernah merasa celana olahraga atau pakaian favorit yang dulu pas di badan kini mulai kehilangan kelenturannya? Padahal, rasanya baru beberapa kali dipakai. Ternyata, selain usia pemakaian, cara pakaian dicuci, dikeringkan, hingga perawatan sehari-hari juga dapat memengaruhi kondisi serat elastis di dalamnya.

Salah satu serat yang banyak digunakan pada pakaian stretchy adalah spandeks atau elastane. Serat ini membuat pakaian dapat meregang mengikuti bentuk tubuh sekaligus kembali mendekati bentuk semula. Namun, elastisitas tersebut juga perlu dirawat agar pakaian tetap nyaman dipakai lebih lama.

Mengenal Spandeks dan Fakta di Balik Kelenturannya

Spandeks, yang juga dikenal sebagai elastane, merupakan serat sintetis berbasis polyurethane. Struktur polimernya memiliki bagian yang fleksibel dan kaku sehingga serat dapat meregang ketika diberi tarikan dan kembali setelah tarikan dilepaskan. 

Karena karakter inilah spandeks banyak digunakan pada pakaian olahraga, pakaian dalam, swimwear, dan berbagai pakaian yang membutuhkan kelenturan.

Dalam pakaian, spandeks biasanya dipadukan dengan jenis serat lainnya. Serat ini dapat dicampurkan dengan serat lain seperti polyester, nylon, atau katun untuk menghasilkan kain dengan kombinasi karakter yang berbeda.

Namun, kemampuan meregang bukan berarti seratnya tidak bisa mengalami perubahan. Panas, paparan bahan kimia tertentu, cahaya, serta penggunaan dan pencucian berulang dapat memengaruhi performa serat elastis dari waktu ke waktu.

Baca jugaPanduan Memilih Mode Mesin Cuci Otomatis dan Manual agar Pakaian Bersih Maksimal dan Tetap Terawat

457b2aee9d3e1c947e158d17de458c9b.webp

Kenapa Panas Bisa Memengaruhi Elastisitas Spandeks?

Salah satu hal yang perlu diperhatikan saat merawat pakaian stretchy adalah paparan panas berlebih. Suhu tinggi dapat memengaruhi materi elastane, sehingga penggunaan panas secara berulang perlu dihindari jika ingin mempertahankan performa kain.

Hal ini penting terutama saat mencuci dan mengeringkan pakaian. Mencuci dengan suhu air lebih tinggi dapat memberikan tekanan tambahan pada pakaian berbahan elastis, sementara proses pengeringan dengan udara panas juga membuat kain kembali terpapar suhu tinggi.

Mesin cuci biasanya merekomendasikan pencucian pada suhu lebih rendah untuk membantu mempertahankan elastisitas pakaian olahraga berbahan spandeks.

Jadi, sebelum memilih pengaturan mesin cuci, cek kembali label perawatan pakaian. Jika tidak membutuhkan air hangat, menggunakan suhu yang lebih rendah dapat menjadi pilihan yang lebih aman untuk pakaian stretchy.

Berapa pakaian olahraga yang kamu miliki di rumah?

1 set

2 set

3 set atau lebih

0 comments
Newest
Newest
Oldest

PODCAST

Kami menggunakan cookies untuk meningkatkan pengalaman Anda pada situs web kami, mempersonalisasi konten dan iklan, serta menganalisis lalu lintas kami. Kami juga membagikan informasi tentang penggunaan Anda atas situs web kami dengan mitra periklanan dan analitik kami, yang dapat menggabungkannya dengan informasi lain yang telah Anda berikan kepada mereka atau yang telah mereka kumpulkan dari penggunaan Anda atas layanan mereka. Silakan klik Accept All Cookies jika Anda setuju dengan penggunaan semua cookies kami. Silakan klik Cookies Setting untuk menyesuaikan pengaturan cookies Anda di situs web kami. Anda dapat mengelola pengaturan cookie dengan mengeklik tautan Kebijakan Privasi di footer.
Pengaturan Cookies: