LOVE YOUR BODY
LOVE YOUR BODY | 22 January 2026

Benjolan yang menyerupai bisul dapat muncul di area vagina maupun vulva. Meski tidak selalu berbahaya, kondisi ini menimbulkan kekhawatiran, terutama jika disertai gejala seperti gatal, iritasi atau ruam, perdarahan dari vagina, hingga rasa nyeri.
Beberapa kondisi bisa bersifat ringan dan dapat sembuh dengan perawatan sederhana. Yuk kenali berbagai benjolan di vagina atau vulva, cara diagnosis, serta langkah pencegahannya.
Beberapa jenis benjolan di vagina bersifat ringan dan dapat diatasi secara mandiri di rumah, beberapa di antaranya:
1. Folikulitis
Mencukur, waxing, atau mencabut rambut kemaluan dapat menjadi penyebab rambut kemaluan tumbuh ke dalam. Rambut yang tumbuh ke dalam dapat memicu folikulitis, yaitu peradangan pada folikel rambut yang ditandai dengan benjolan berisi nanah.
Dalam kebanyakan kasus, folikulitis dapat sembuh dengan sendirinya. Namun, jika benjolan semakin besar atau terasa nyeri, sebaiknya segera konsultasikan ke dokter.
2. Fordyce Spots
Fordyce spots adalah bintik atau benjolan kecil berwarna putih kekuningan dengan ukuran sekitar 1–3 mm. Bintik ini biasanya mulai terlihat pada masa pubertas hingga dewasa, tidak berbahaya, dan tidak menimbulkan rasa sakit.
Meski tidak berbahaya, fordyce spot terkadang tampak mirip dengan benjolan akibat penyakit menular seksual, seperti kutil kelamin.
Baca juga: 3 Jenis Infeksi Vagina yang Sering Terjadi dan Cara Mencegahnya
3. Kista Bartholin
Kista Bartholin adalah salah satu jenis kista vagina. Kelenjar Bartholin terletak di kedua sisi bibir vagina. Saat saluran tersumbat, cairan akan tertampung di dalam saluran atau kembali masuk ke dalam kelenjar. Lama-kelamaan, hal itu akan menyebabkan saluran atau kelenjar membengkak dan membentuk kista.
Pengobatan kista Bartholin disesuaikan dengan ukuran kista dan gejala yang muncul. Kista kecil yang tidak menimbulkan gejala biasanya tidak memerlukan penanganan dan dapat sembuh dengan sendirinya.
Sebaliknya, kista memerlukan penanganan medis jika menimbulkan gejala infeksi atau berkembang menjadi abses. Gejalanya meliputi benjolan yang terasa nyeri dan lunak, pembengkakan di area vagina, keluarnya nanah, serta demam.
Sementara itu, beberapa jenis benjolan berikut perlu lebih diwaspadai:
4. Kutil Kelamin
Kutil kelamin merupakan salah satu jenis penyakit menular seksual yang disebabkan oleh infeksi virus HPV (Human Papillomavirus). Bentuknya kecil di sekitar bibir vagina, bagian dalam vagina, leher rahim, atau sekitar anus. Umumnya kutil kelamin tidak menimbulkan rasa sakit tetapi sebagian bisa menimbulkan rasa gatal dan perih.
Observasi benjolan terlebih dahulu
Langsung periksa ke dokter
RECOMMENDATION
PODCAST