LOVE OTHERS

ticket

9 Tips Menggendong Bayi Baru Lahir yang Aman dan Nyaman, dari Posisi hingga Gendongan M-Shape

Menggendong Si Kecil untuk pertama kali bisa terasa menegangkan. Jangan sampai rasa khawatir salah posisi membuat momen bersama bayi jadi kurang nyaman. Yuk, kenali cara menggendong yang aman dan nyaman, termasuk penggunaan gendongan M-shape.

Bayi baru lahir belum memiliki kontrol kepala dan leher yang sempurna, sehingga membutuhkan dukungan saat digendong. Bagi orang tua baru, memahami cara menggendong yang tepat dapat membantu menjaga keamanan dan kenyamanan Si Kecil, terutama ketika menggunakan baby carrier atau jenis gendongan lainnya.

Selain memperhatikan posisi tubuh bayi, orang tua juga perlu memilih gendongan yang sesuai dengan usia dan tahap perkembangannya. Selengkapnya, berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan agar Si Kecil tetap aman dan nyaman saat digendong.

1. Pastikan Kepala dan Leher Bayi Tersangga dengan Baik

Bayi baru lahir belum mampu menopang kepalanya sendiri. Karena itu, saat mengangkat atau menggendong Si Kecil, pastikan kepala, leher, dan punggungnya mendapatkan dukungan yang cukup.

Dekatkan tubuh bayi ke tubuh penggendong dan hindari posisi kepala yang terlalu menunduk. Jika menggunakan baby carrier, pastikan gendongan dapat menopang kepala dan leher bayi sesuai dengan petunjuk penggunaannya.

1cc7a76f8b25a4caf76829bd9e958694.webp

2. Terapkan Aturan TICKS Saat Menggunakan Gendongan

Saat menggunakan baby carrier, orang tua dapat mengingat prinsip TICKS sebagai panduan dasar untuk menjaga bayi tetap aman:

Tight: bayi berada cukup erat dan dekat dengan tubuh penggendong.

In view at all times: wajah bayi selalu terlihat dan tidak tertutup kain.

Close enough to kiss: posisi kepala bayi cukup dekat sehingga mudah dicium.

Keep chin off chest: dagu bayi tidak menempel ke dadanya agar jalan napas tetap terbuka.

Supported back: punggung bayi tersangga dengan baik dan berada dalam posisi alami.

Periksa kembali posisi bayi secara berkala, terutama ketika bayi bergerak atau posisi gendongan berubah.

3. Pilih Jenis Gendongan Sesuai Usia dan Perkembangan Bayi

Tidak semua jenis gendongan dapat digunakan sejak bayi baru lahir. Pilihan gendongan sebaiknya disesuaikan dengan usia, kemampuan motorik, berat badan, serta petunjuk penggunaan dari masing-masing produk.

- Soft structured carrier — dapat digunakan sejak newborn jika produk memiliki fitur dan dukungan yang sesuai untuk bayi baru lahir.

- Wrap — dapat digunakan sejak newborn dengan posisi yang tepat dan tetap memberikan dukungan pada kepala serta leher bayi.

- Ring sling — dapat digunakan pada bayi kecil selama posisi bayi tepat dan kepala serta lehernya tersangga dengan baik.

- Hipseat — umumnya digunakan ketika bayi sudah memiliki kontrol tubuh dan dapat duduk mandiri, sekitar usia 6 bulan, sesuai petunjuk produk.

Selain jenis gendongan, perhatikan juga batas usia dan berat badan yang tercantum pada produk. Pastikan gendongan yang digunakan sesuai dengan tahap perkembangan Si Kecil dan dapat memberikan dukungan yang dibutuhkan.

0995618d066380bc65114fb1349efdaa.webp
c771440f4565d5fce1fc38cddb26e55d.webp
9a352ee1f175dc935c7520c2fc0e16a6.webp

Bagaimana posisi gendong favorit Mom untuk Si Kecil?

Ditimang

Ditempelkan ke dada

Menggunakan gendongan

0 comments
Newest
Newest
Oldest

PODCAST

Kami menggunakan cookies untuk meningkatkan pengalaman Anda pada situs web kami, mempersonalisasi konten dan iklan, serta menganalisis lalu lintas kami. Kami juga membagikan informasi tentang penggunaan Anda atas situs web kami dengan mitra periklanan dan analitik kami, yang dapat menggabungkannya dengan informasi lain yang telah Anda berikan kepada mereka atau yang telah mereka kumpulkan dari penggunaan Anda atas layanan mereka. Silakan klik Accept All Cookies jika Anda setuju dengan penggunaan semua cookies kami. Silakan klik Cookies Setting untuk menyesuaikan pengaturan cookies Anda di situs web kami. Anda dapat mengelola pengaturan cookie dengan mengeklik tautan Kebijakan Privasi di footer.
Pengaturan Cookies: