LOVE YOUR BODY
LOVE YOUR BODY | 9 October 2026

Kenapa Mendaki Gunung Membutuhkan Persiapan yang Matang?
Hal yang Perlu Dipersiapkan Sebelum Mendaki Gunung
Mendaki gunung atau trekking kini menjadi salah satu aktivitas luar ruang yang banyak diminati untuk melepas penat dan menikmati keindahan alam.
Meski menawarkan petualangan seru dan pemandangan spektakuler dari ketinggian, perjalanan menuju puncak bukanlah aktivitas biasa.
Trekking adalah aktivitas berjalan kaki di jalur alam terbuka yang membutuhkan ketahanan fisik, stamina, serta persiapan logistik yang matang.
Medan yang menanjak, jalur yang terjal, beban ransel (carrier) yang berat, hingga perubahan cuaca yang ekstrem merupakan tantangan yang harus dihadapi.
Selain persiapan otot dan fisik, ada satu aspek penting yang sering terabaikan oleh para pendaki: kesehatan dan perlindungan kulit dari paparan sinar matahari ekstrem.
Mendaki gunung berbeda dengan berjalan santai. Medan yang menanjak dan durasi perjalanan yang panjang membutuhkan stamina, kekuatan, serta kemampuan tubuh untuk beradaptasi dengan kondisi lingkungan.
Menurut Alodokter, persiapan sebelum mendaki penting dilakukan untuk membantu tubuh menghadapi medan dan kondisi yang akan ditemui selama perjalanan. Persiapan dapat mencakup latihan fisik, mempelajari rute, menyiapkan perlengkapan, hingga memperhatikan kondisi cuaca.
Hal lain yang tidak kalah penting adalah perlindungan dari sinar matahari. Selama mendaki, kamu bisa berada di area terbuka selama berjam-jam sehingga kulit terpapar sinar ultraviolet (UV) dalam waktu lama. Kondisi ini dapat meningkatkan risiko sunburn, terutama jika kulit tidak terlindungi dengan baik.
Baca juga: Cuaca Panas? Ini Cara Menjaga Kulit agar Tetap Bersih & Sehat di Musim Kemarau
Sebelum melakukan pendakian, pastikan kamu telah mencentang daftar persiapan penting berikut:
1. Latihan fisik sebelum pendakian
Tidak perlu langsung melakukan latihan berat. Mulai dengan aktivitas yang membantu meningkatkan stamina dan kekuatan tubuh.
Lakukan olahraga kardio seperti jogging, berenang, atau naik-turun tangga setidaknya 2–3 minggu sebelum pendakian untuk melatih ketahanan jantung dan paru-paru.

2. Kenali rute dan kondisi medan
Sebelum berangkat, cari tahu jalur pendakian yang akan dilalui, termasuk jarak, tingkat kesulitan, lokasi pos peristirahatan, elevasi, dan perkiraan waktu tempuh.
Informasi tersebut dapat membantumu memperkirakan kebutuhan selama perjalanan, mulai dari makanan dan minuman hingga perlengkapan yang perlu dibawa.
3. Cek kondisi cuaca dan perizinan
Cuaca di gunung dapat berubah dengan cepat. Karena itu, jangan hanya mengandalkan kondisi cuaca saat berangkat dari rumah.
Cek prakiraan cuaca sebelum mendaki dan pertimbangkan kembali rencana jika kondisi tidak memungkinkan. Pastikan juga jalur resmi dibuka sehingga pendakian bisa berlangsung lebih aman.
Sebelum mulai perjalanan
Sebelum dan selama pendakian
Hanya saat cuaca terasa panas
Sering lupa menggunakannya
RECOMMENDATION
PODCAST